tips main untuk anak tagged posts

aktivitas anak di ruang terbuka

Mengapa Aktivitas Bermain di Ruang Terbuka, Penting bagi Anak?

Di era serba digital saat ini, masa kecil anak-anak berisiko terenggut berbagai jenis permainan yang dihadirkan melalui tampilan layar gadget. Video games, konsol hingga games Android terbaru berlomba-lomba memproduksi permainan baru setiap saat. Tak ayal, hal ini membuat anak lebih banyak bermain di dalam rumah. Padahal, para ahli merekomendasikan agar anak-anak lebih sering bermain di luar rumah. Apa saja manfaat bermain di ruang terbuka bagi anak?

1. Sinar Matahari

Semua ahli sepakat bahwa paparan sinar UV A dan UV B matahari bisa meningkatkan risiko terhadap kanker kulit. Namun, tubuh manusia tetap membutuhkan sinar matahari. Sinar matahari akan diproses untuk membuat vitamin D, yang berperan penting dalam pengembangan tulang hingga sistem kekebalan tubuh. Selain itu, sinar matahari juga berperan untuk mengatur pola tidur serta meningkatkan suasana hati yang baik.

2. Tetap Aktif

Anak-anak biasanya sangat lincah dan energik. Mereka memang membutuhkan ruang gerak yang luas, agar bisa tetap aktif, minimal satu jam setiap hari. Dengan bermain di luar rumah, kebutuhan anak untuk aktif bergerak, bisa terpenuhi.

Ajak si kecil untuk bermain bola, bersepeda atau bermain di taman agar tetap aktif dan bergerak. Selain berolahraga untuk mengeluarkan keringat, orangtua juga bisa lebih banyak menghabiskan waktu berkualitas dengan sang buah hati.

3. Mengasah Life Skill

Bermain di luar rumah bersama teman-temannya akan membuat anak belajar memecahkan persoalan dan merencanakan sesuatu. Hal ini merupakan keterampilan dalam kehidupan (life skill), yang sangat berguna dalam hidup bermasyarakat kelak.

Anak membutuhkan waktu untuk berinteraksi dengan anak-anak lain, dengan bermain di luar rumah. Momen ini memberikan peluang bagi anak, untuk mempraktikkan langsung keterampilan hidup yang sangat penting ini.

4. Mengenal Risiko

Anak-anak perlu mengambil risiko. Sebagai orangtua, mungkin Anda tidak ingin anak-anak menghadapi kesulitan. Namun, dengan berani mengambil risiko saat bermain, anak-anak akan belajar berani dan percaya diri memecahkan setiap tantangan hidupnya di kemudian hari.

Anak mungkin bisa terluka, terpeselet, terbentur, terjatuh, atau berkelahi dengan temannya. Meski demikian, bukan berarti anak harus mundur dan menjadi takut terus mencoba memecahkan masalahnya sendiri.

5. Bersosialisasi

Ketika bermain di luar rumah, anak-anak akan belajar untuk berteman, berbagi dan bekerja sama. Mereka belajar cara memperlakukan orang lain dengan layak. Berinteraksi dengan teman di sekolah atau teman sepermainan di sekitar tempat tinggal adalah cara yang tepat, untuk meningkatkan kemampuan sosialisasi buah hati.

6. Menghargai Alam

Isu pemanasan global semakin bergema di seluruh dunia. Di masa depan, anak-anak adalah generasi yang akan tumbuh dan menyelesaikan permasalahan di sekitar lingkungannya. Jangan biarkan anak-anak Anda tumbuh tanpa pernah sekalipun berjalan di hutan, bermain dengan tanah dan lumpur, mandi di sungai, atau mendaki gunung.

Masa depan planet bumi bergantung pada sikap dan respons anak-anak yang akan tumbuh dewasa di kemudian hari. Jadi, anak perlu belajar cara menghargai lingkungan dan alam sekitarnya.

Nah, jangan ragu lagi, ajak anak-anak bermain di luar rumah saat liburan akhir pekan selanjutnya.

Read More