suhu basal tubuh tagged posts

Suhu Basal Tubuh & Kondisi-Kondisi Lain Buat Bumil Kedinginan

Suhu basal tubuh adalah suatu indikator yang ada di dalam tubuh kita. Ada beberapa manfaatnya, tentu saja. Bagi perempuan, suhu basal bisa menjadi salah satu pertanda mereka tengah dalam masa subur dan siap dibuahi.

Suhu basal memiliki pengertian sebagai suhu tubuh yang didapat ketika Anda benar-benar beristirahat (dalam keadaan tidur). Suhu ini diukur ketika Anda bangun tidur di pagi hari dan belum melakukan kegiatan apa pun. Seperti yang sudah dibahas di atas, bagi wanita, pengukuran suhu basal tubuh bertujuan untuk memberitahu Anda jika ovulasi sudah terjadi.

Dalam kondisi hamil, banyak perubahan, baik itu secara psikis maupun fisik, yang dialami oleh wanita. Kondisi tubuhnya tidak seperti kondisi “orang normal”. Tubuh mereka seperti menjadi lebih peka terhadap sesuatu. Tentu saja ini ada kaitannya dengan janin yang tengah dikandungnya.

Sepanjang masa kehamilan, wanita hamil kerap merasakan kepanasan (atau kegerahan) dan juga kedinginan. Mari kita kesampingkan mengenai kondisi “kepanasan atau kegerahan”. Sebab, artikel ini akan membahas kemungkinan apa saja yang membuatnya mudah kedinginan.

Saat suhu basal tubuh memungkinkan membuat ibu hamil mengalami kedingan. Karena saat suhu basal itu meningkat, ibu hamil akan merasa hangat. Namun, di sisi lain, kondisi ini bisa membuat udara yang dirasakan ibu hamil terasa lebih dingin. Karena itu, banyak ibu hamil mudah merasa kedinginan lantaran pengaruh suhu basal tubuh tersebut.

 Nah, selain suhu basal tubuh seperti yang tertulis di judul. Kemungkinan kondisi lain yang membuat ibu hamil atau bumil kerap merasakan kedinginan antara lain:

  • Fluktuasi Hormon

Bagi sebagian besar ibu hamil, fluktuasi hormon menyebabkan perasaan panas, namun bagi beberapa ibu hamil yang lain, fluktuasi ini dapat menyebabkan perasaan dingin.

Hormon kehamilan menyebabkan perubahan dalam metabolisme tubuh wanita. Metabolisme ibu hamil bekerja lebih cepat untuk memenuhi kebutuhan bayi dan mempertahankan kehamilan. Perubahan metabolisme dapat menyebabkan tubuh terasa panas.

Karena tubuh terasa panas akibat fluktuasi hormon, tubuh akan berusaha sangat keras menurunkan suhu, yang justru menyebabkan beberapa orang ibu hamil merasa kedinginan kondisi ini disebut kompensasi berlebihan.

  • Morning sickness

Jika seorang perempuan yang tengah mengalami mual dan muntah atau biasa disebut sebagai kondisi morning sickness, mereka mungkin mengalami dehidrasi dan kekurangan asupan makanan.

Asupan kalori rendah atau dehidrasi dapat mempengaruhi jumlah kalori yang tersedia dalam tubuh untuk mempertahankan suhu. Kondisi itulah yang dapat menyebabkan perasaan dingin.

  • Anemia

Sekitar 15-20% wanita hamil mengalami anemia selama kehamilan. Selain mudah kedinginan, kelelahan, dan mudah memar merupakan beberapa gejala anemia selama kehamilan.

  • Infeksi

Selama infeksi, bahkan tanpa demam, beberapa orang akan merasa kedinginan. Konsultasilah dengan dokter jika orang terdekat Anda yang tengah mengandung mengalami kedinginan disertai gejala berikut:

  • Gejala infeksi
  • Demam
  • Nyeri – misalnya, saat buang air kecil.

***

Perempuan yang kerap kedinginan selama masa kehamilannya bisa menjadi tanda bahaya, meski lebih sering tidak menjadi tanda bahaya apa pun. Namun, utamanya adalah tidak ada indikasi klinis yang jelas bahwa rasa dingin tersebut merupakan tanda atau gejala keguguran.

Terkait suhu basal tubuh ibu hamil yang meningkat. Itu adalah sesuatu yang normal dan wajar. Ibu hamil hanya perlu mengetahui kiat atau apa-apa saja yang sebaiknya dilakukan dalam kondisi tersebut. Buatlah situasi dan kondisi yang nyaman bagi ibu hamil, berendam air hangat, misalnya, atau penuhi keinginannya akan makanan atau apa pun yang bisa membuatnya tenang.

Read More