Resolusi Olahraga tagged posts

resolusi olahraga

6 Langkah untuk Dapat Penuhi Resolusi Olahraga di Tahun 2020

Memiliki gaya hidup sehat dengan rutin berolahraga adalah salah satu target yang pasti ada di hampir resolusi tahun baru. Pasalnya, olahraga merupakan aktivitas yang dapat meningkatkan kebugaran dan daya tahan tubuh. Akan tetapi, tidak sedikit dari mereka yang merasa kesulitan untuk menjaga komitmen dan konsisten dalam membangun rutinitas olahraga. Biasanya semua masalah bermula dari kesulitan mengatur karakter dan pola pikir. Itulah sebabnya, penting bagi Anda untuk tidak hanya memikirkan apa yang ingin Anda capai, tetapi juga apa hambatan Anda untuk mencapainya.

Untuk membantu Anda memenuhi resolusi olahraga di tahun 2020 ini, cobalah untuk mengikuti arahan dari enam langkah mengoptimalkan resolusi olahraga beirkut ini.

Langkah 1: Pahami Kecenderungan dan Perasaan Anda terhadap Olahraga
Tidak bisa dipungkiri, sebagian besar orang melihat olahraga sebagai sebuah cita-cita dan target yang terasa sangat jauh untuk dicapai. Hal itu mungkin dirasakan akibat ingatan dan rasa kecewa pada diri sendiri saat sulit konsisten dan fokus yang terlalu tertuju pada hasil akhir. Tidak heran jika banyak orang yang memiliki keinginan berolahraga hanya sebatas resolusi dan target.

Untuk mengatasinya, cobalah tanyakan pada diri Anda beberapa pertanyaan, seperti:

  • Apakah Anda merasa tidak berdaya/lemah?
  • Apakah Anda merasa tidak paham tentang olahraga dan butuh panduan?
  • Bagaimana perasaan Anda ketika Anda tidak dapat mencapai resolusi olahraga di masa lalu?
  • Bagaimana perasaan Anda tentang pergi ke gym atau sanggar senam?

Refleksikan pertanyaan-pertanyaan ini pada diri Anda untuk mendapatkan kesadaran bagaimana diri Anda melihat sebuah olahraga dan latihan fisik.

Langkah 2: Cari Tahu Alasan Mengapa Anda Ingin Berolahraga
Anda tentu sudah tahu mengapa Anda membutuhkan latihan dan aktivitas fisik untuk menunjang kesehatan. Namun, Anda perlu mencari tahu apa alasan Anda untuk berkeinginan kuat dalam olahraga. Keinginan kuat ini dapat menjadi alasan personal yang menambah motivasi pada diri Anda untuk konsisten dan menjaga komitmen dalam sebuah latihan. Hal ini dapat berupa penurunan berat badan, penanggulangan pada penyakit tertentu, atau beragam tujuan dan keinginan pribadi lain. Anda juga dapat mulai memikirkan kondisi Anda di masa depan. Lihatlah orang-orang yang kini harus menjalani banyak pengobatan karena banyak penyakit menyerang. Keinginan memiliki kehidupan yang sehat di masa tua juga dapat menjadi dorongan kuat untuk berolahraga sejak dini.

Langkah 3: Mulailah untuk Membuat Rencana
Setelah mengetahui target utama yang ingin Anda raih dari latihan fisik, Anda dapat mulai membuat rencana olahraga. Rencana ini akan menjadi acuan Anda dalam mengamati progres dan capaian dari tujuan Anda. Pastikan untuk membuat rencana yang realistis sesuai dengan kemampuan dan kapasitas diri Anda. Jangan lupa pula untuk membuat jadwal dan target latihan. Pastikan untuk selalu fokus pada progres dan proses yang Anda lakukan. Dengan begitu Anda akan lebih dapat menghargai diri Anda sendiri. 

Pastikan pula untuk membuat target dan rencana yang terukur. Untuk fokus awal, buatlah diri Anda nyaman pada rutinitas berolahraga dengan menjaga konsistensi dan komitmen setidaknya dalam 1 bulan pertama. Selanjutnya, Anda dapat mulai fokus pada latihan dan metode olahraga yang ingin Anda terapkan.


Langkah 4: Buat Rincian Rencana Berdasarkan Waktu, Istirahat, dan Intensitas
Saat Anda sudah dapat berkomitmen dan konsisten dalam latihan, Anda dapat mulai membuat rincian latihan sesuai dengan arahan dokter, instruktur, atau bahkan referensi online yang Anda ikuti. Misalnya, Anda dapat memulai dari rutinitas jogging selama 20 menit per minggu, yang dibagi menjadi dua sesi masing-masing 10 menit. Kemudian, tingkatkan perlahan hingga akhirnya Anda mencapai target standar 150 menit olahraga ringan per minggu, atau 75 menit aktivitas fisik yang berat per minggu.

Secara umum, Anda dapat membuat rincian latihan yang terukur dengan tiga variabel, yaitu jumlah waktu per minggu, jumlah istirahat yang dimiliki di antara sesi, dan intensitas latihan. Daripada melihat tujuan akhir berupa berat badan yang turun atau massa otot yang bertambah, fokuslah pada peningkatan variabel-variabel tersebut.

Langkah 5: Sesuaikan Rencana Anda dengan Tahapan yang Tepat

Jika Anda merasa terlalu lelah saat tengah melakukan sebuah latihan, ada kemungkinan Anda melakukan perubahan variabel dengan terlalu cepat atau Anda sedang mengalami overtraining. Hal ini biasa terjadi pada awal resolusi dibuat karena motivasi dan ambisi yang terlalu tinggi. Untuk itu, ingatlah bahwa Anda tidak perlu mencapai tujuan dengan waktu yang cepat. Olahraga dan latihan fisik yang Anda lakukan merupakan sebuah proses yang membutuhkan waktu. Jadi, pastikan untuk meningkatkan rutinitas Anda secara perlahan, baik saat meningkatkan volume dan intensitas atau mengurangi istirahat.


Langkah 6: Setelah Latihan, Luangkan Waktu untuk Evaluasi Latihan Anda

Merenungkan kembali proses dan progres olahraga yang dilakukan akan memberi manfaat pada keberlanjutan dan komitmen Anda pada resolusi ini. Berikan apresiasi pada tiap capaian dan hargai diri Anda atas keberhasilan yang Anda raih. Jadikan tiap tahapan dan capaian kecil ini sebagai dorongan untuk terus melakukan peningkatan dalam berlatih hingga nantinya cita-cita yang Anda inginkan dapat tercapai. Bahkan, jika Anda merasa memerlukannya, buatlah catatan khusus untuk target dan capaian olahraga yang Anda berhasil lakukan. Anda dapat membuatnya manual dalam sebuah buku catatan atau menggunakan aplikasi di smartphone untuk memudahkannya. Selalu tanamkan pikiran positif dalam diri Anda untuk menjalani kehidupan yang sehat dan bahagia hingga tua dengan memenuhi resolusi olahraga Anda.

Read More