alergi obat tagged posts

Begini Gejala Keracunan Obat yang Mesti Diwaspadai

Bukan tidak mungkin bagi seseorang untuk mengalami kejadian yang mengkhawatirkan selama proses pemulihan dari penyakit, seperti keracunan obat. Salah satu konsekuensi dari mengonsumsi terlalu banyak obat, yaitu keracunan obat. Kondisi ini dapat terjadi secara sengaja maupun tidak sengaja.

Konsumsi obat yang seharusnya dapat mempercepat proses pemulihan pasien, dapat berujung petaka. Pasalnya, keracunan obat tidak hanya mengganggu fungsi kerja tubuh, namun juga dapat berakhir hingga kematian. Meskipun memang, risiko atau efek samping yang disebabkan oleh keracunan obat tersebut bergantung pada dosis dan jenis obat yang dikonsumsi, maupun riwayat kesehatan pasien tersebut.

Gejala keracunan obat yang patut Anda waspadai

Anda perlu waspada jika orang di sekitar Anda, atau bahkan diri Anda sendiri mengalami gejala keracunan obat seperti yang disebutkan berikut:

  • Halusinasi
  • Kejang
  • Tremor
  • Pupil mata yang membesar
  • Mual dan muntah
  • Hilangnya kesadaran
  • Kesulitan bernapas atau berjalan
  • Bertindak agresif secara tiba-tiba
  • Perasaan gelisah
  • Mengantuk

Penangan medis yang cepat dan tepat terhadap gejala keracunan obat yang dialami, dapat mengurangi risiko komplikasi kesehatan lebih serius.

Apakah terdapat penyebab khusus keracunan obat?

Telah disebutkan sebelumnya, bahwa keracunan obat dapat terjadi baik disengaja, maupun tidak. Pada kenyataannya, terdapat beberapa penyebab khusus yang meningkatkan risiko seseorang mengalami keracunan obat, seperti:

  • Kesehatan mental yang terganggu

Salah satu penyebab risiko keracunan obat, antara lain kesehatan mental pasien yang terganggu. Seseorang yang mengalami tekanan hingga depresi, bahkan sering kali memikirkan untuk bunuh diri, rentan untuk menyalahgunakan obat yang diresepkan padanya. Belum lagi, jika masalah kesehatan mental tersebut tidak diatasi dengan baik.

  • Konsumsi obat yang tidak sesuai dengan dosis

Mengonsumsi obat dengan dosis yang tidak sesuai dengan aturan atau resep dokter dapat meningkatkan risiko keracunan obat. Kemungkinan ini dapat terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa. Obat yang dikonsumsi tidak sesuai dengan dosis, tidak akan membantu penyembuhan, malah sebaliknya dapat membahayakan kesehatan pasien.

  • Penyimpanan obat yang tidak sesuai aturan

Salah satu penyebab keracunan obat yang umumnya terjadi, yaitu penyimpanan obat yang salah. Kemungkinan ini dapat terjadi jika obat tidak pada tempat yang seharusnya dan berada dalam jangkauan anak-anak. Tentunya, hal ini dapat membahayakan anak-anak itu sendiri, terutama kelompok anak yang masih berada dalam fase oral, yang kerap kali memasukkan berbagai benda ke dalam mulutnya. Tidak heran, jika kelompok usia anak menjadi korban keracunan obat yang paling rentan.

  • Adanya riwayat kecanduan

Bagi orang dengan Riwayat kecanduan obat, seperti korban penyalahgunaan obat, berisiko mengalami keracunan obat. Hal ini akan bertambah parah, ketika pasien tersebut mengonsumsi lebih dari satu jenis obat yang memiliki sifat psikedelik atau mengonsumsi obat bersamaan dengan alkohol.

Penting bagi Anda untuk benar-benar mengikuti anjuran dan instruksi dari dokter mengenai penggunaan obat yang diresepkan. Selain itu, jika memang Anda mengonsumsi beberapa jenis obat secara bersamaan, diskusikan pula kondisi ini dengan dokter. Pasalnya, tidak semua obat dapat bekerja secara berdampingan. Jika tidak, hal tersebut kemungkinan besar dapat berujung pada keracunan obat.

Read More