Cara Mengatasi Gigi Goyang agar Tidak Copot

Faktanya gigi goyang tidak harus berujung dengan pencabutan gigi. Apalagi, jika yang goyang adalah gigi permanen yang sudah pasti tidak akan ada penggantinya lagi. Tidak perlu khawatir, karena saat ini sudah tersedia berbagai cara untuk mengatasi gigi goyang, untuk mempertahankan keutuhan gigi selama mungkin. Alasan mengapa gigi sebisa mungkin harus dipertahakan adalah saat ada satu gigi yang hilang dari rahang, maka bukan hanya dari segi estetika yang tertanggu, tapi juga keseimbangan di dalam rongga mulut.

Ketika gigi yang ompong tidak digantikan dengan gigi palsu, gigi-gigi di sebelahnya bisa tergeser, membuat susunan gigi menjadi berantakan. Apalagi jika yang cocot adalah gigi geraham. Tentu, Anda akan kesulitan untuk mengunyah dan jika dibiarkan, kondisi ini bisa berujung pada gangguan rahang. Berikut ini beberapa cara mengatasi gigi goyang yang tepat menurut dokter gigi.

  • Scaling gigi

Terjadinya penumpukan pada karang gigi adalah salah satu alasan utama terjadinya gigi goyang pada orang dewasa. hal ini dikarenakan karang gigi bisa menekan gusi ke bawah, membuat pegangan untuk gigi menjadi berkurang, dan akhirnya terjadi gigi goyang. Prosedur pembersihan karang gigi atau scaling gigi bisa mengatasi hal ini. Setelah scaling, gigi tidak akan langsung kembali rekat ke gusi. Namun, akan perlahan-lahan dan biasanya dalam waktu beberapa minggu, kegoyangan gigi akan berkurang hingga akhirnya bisa kembali rekat dengan gusi.

  • Splinting gigi

Splinting gigi adalah prosedur mengikat gigi goyang ke gigi sebelahnya yang masih kuat. Cara ini bisa dilakukan jika gigi masih memiliki pegangan ke gusi dan tulang rahang, walaupun hanya sedikit. Pada prosedur ini gigi yang goyang bisa diikat menggunakan kawat tipis yang memang digunakan khusus untuk prosedur ini. Bahan ikat menggunakan fiber atau serat-serat khusus juga saat ini sudah bisa dilakukan dan bisa memberikan estetika yang lebih baik.

  • Operasi gigi

Kondisi seperti radang gusi (gingivitis) serta radang pendukung jaringan gigi (periodontitis) bisa menyebabkan gigi menjadi goyang. Oleh karena itu, untuk mengatasi peradangan gigi ini, dokter biasanya akan melakukan scaling dan root planning, serta operasi untuk menghilangkan jaringan yang rusak karena radang. Operasi dilakukan dengan membuka sedikit jaringan gusi, dokter gigi juga akan membersihkan bagian dalam gigi yang tadinya tertutup oleh gusi sekaligu membuang jaringan gusi yang rusak. Setelah operasi selesai, dokter gigi akan menjahit gusi sesuai posisi yang baik, sehingga gigi tidak goyang lagi.

  • Cangkok tulang

Prosedur cangkok tulang atau bone graft bisa dilakukan untuk mengatasi gigi yang goyang karena terkikisnya tulang alveolar. Tulang alveolar adalah tulang yang menjadi tempat menancapnya gigi. Tulang tersebut bisa terkikis karena berbagai hal, terutama karena radang jaringan pendukung gigi dan karang gigi yang menumpuk. Saat melakukan prosedur ini, dokter gigi akan mengambil tulang dari bagian tubuh Anda yang lain dan menempatkannya dengan teknik khusus di rahang, sebagai pengganti tulang alveolar yang terkikis.

  • Pengobatan infeksi gigi

Pada kondisi radang gusi ataupun radang jaringan pendukung gigi, selain scaling dan operasi, dokter biasanya juga akan meresepkan antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab infeksi secara tuntas. Obat yang diberikan bisa berupa obat minum ataupun obat kumur.

Tags:  

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>