Laporan Muncul Kembali Infeksi Bubonic Plague di Tiongkok, Seberapa Bahayanya Sekarang?

Tahukah Anda bahwa jauh sekitar abad 14, terjadi pandemi Black Death yang disebut-sebut pandemi terparah dan paling mematikan sepanjang sejarah manusia? perkiraan korban jiwa berkisar antara 75-200 juta jiwa dalam waktu empat tahun.

bubonic plague

Pada bulan Juli 2020 lalu, berita mengenai infeksi bubonic plague, penyebab pandemi Black Death,dilaporkan kembali muncul di di Tiongkok.

Mengingat bahwa pandemi Black Death terjadi di abad 14, tentu dunia medis telah melakukan banyak kemajuan dalam hal penelitian, baik itu pengobatan maupun pencegahan untuk menangani infeksi ini.  Diketahui bahwa terdapat antibiotik khusus yang dibuat untuk menangkal bakteri Yersinia pestis, penyebab infeksi bubonic plague ini.

Seperti apa sebenarnya infeksi bubonic plague itu terjadi?

Laporan mengenai munculnya kembali infeksi bubonic plague pertama kali muncul dari seorang peternak di Bayannur, sebuah prefektur di daerah Mongolia, Tiongkok. Sejak pelaporan tersebut pada tanggal 5 Juli 2020, otoritas kesehatan setempat seketika mengumumkan status waspada level 3. Warga tidak diperkenankan untuk melakukan perburuan, mengonsumsi, dan atau mengirim hewan yang berisiko menularkan penyakit ini. Hewan yang dimaksud, antara lain tikus, tupai, dan kelinci.

Seseorang yang mendapat gigitan atau terkena cakaran, dan berkontak langsung dengan jaringan atau cairan dari hewan terinfeksi bakteri Y. pestis, umumnya akan menunjukkan gejala Black Death, seperti:

  • Demam
  • Muntah
  • Mengalami gagal organ
  • Adanya luka terbuka
  • Pendarahan

Risiko terkena infeksi bakteri tersebut dapat menimbulkan sepsis, bahkan pneumonia ketika bakteri mengenai paru-paru.

Risiko Pandemi Black Death

Ketika laporan mengenai munculnya kembali infeksi bubonic plague di Tiongkok, muncul pertanyaan apakah pandemi Black Death akan terulang, mengingat bahwa bakteri yang ditemukan sama dengan penyebab pandemi tersebut?

Diketahui bahwa kemungkinannya cukup kecil. Walaupun memang, setiap tahun terdapat laporan dari beberapa negara di dunia mengenai infeksi ini, seperti dari Afrika, India, dan Peru, namun risiko penularan infeksi untuk terulang menjadi pandemi Black Death dikatakan cukup kecil. Meskipun begitu, risiko penularan tetap tidak dapat dianggap enteng. Manusia perlu waspada dengan tidak menyentuh hewan pembawa bakteri bubonic plague ini.

Diketahui bahwa bakteri Y. pestis dapat mati jika terkena sinar matahari dan hanya dapat bertahan sekitar satu jam di udara. Di samping itu, bubonic plague juga tidak ditularkan antarmanusia.

Siaga menghadapi infeksi bakteri bubonic plague

Dunia medis masa kini telah dibekali dengan pengetahuan yang maju, termasuk metode pengobatan bagi pasien terinfeksi bubonic plague menggunakan antibiotik. Peran antibiotik dapat menghambat infeksi bakteri dalam tubuh agar tidak bertambah parah. Selain itu, CDC juga menegaskan bahwa penanganan dini secara tepat, seperti dengan perawatan menggunakan cairan infus, oksigen, alat bantu pernapasan, dan obat-obatan, untuk mengatasi infeksi bubonic plague telah dapat menurunkan angka kematian hingga 11%.

Antibiotik juga dikatakan dapat diberikan sebagai pencegahan untuk orang yang belum terinfeksi bakteri Y. pestis, namun pernah menyentuh hewan pembawa.

Secara kesimpulan, adanya laporan munculnya kembali bubonic plague bukan semata-mata peringatan alami pandemic Black Death akan terulang. Dunia medis akan lebih siap jika memang situasi ini tidak dapat dihindari lagi.

Read More

8 Fungsi Kuku Manusia yang Sebaiknya Anda Ketahui

Semua bagian tubuh manusia memiliki fungsi masing-masing tak terkecuali kuku tangan dan kaki. Kuku tangan tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan kuku kaki. Pertumbuhan kuku manusia terjadi secara perlahan sehingga membutuhkan waktu cukup lama. Hewan juga memiliki kuku sebagai salah satu bagian dari tubuhnya. Berbeda dengan kuku hewan, fungsi kuku manusia ternyata sangat beragam, lho! Berikut merupakann 8 fungsi kuku manusia yang sebaiknya Anda ketahui.

  • Melindungi ujung jari

Fungsi kuku manusia yang pertama yaitu sebagai pelindung bagi ujung jari tangan dan kaki. Jaringan lunak pada sekitar tulang ujung jari mudah mengalami cedera. Adanya kuku pada tangan dan kaku dapat membantu melindungi ujung jari-jari Anda.

  • Membantu beraktivitas

Memegang objek menjadi lebih mudah karena adanya kuku tangan. Selain itu, ketika menggenggam sebuah objek dengan erat, kuku tangan memastikan bahwa aliran darah tetap lancar sehingga tidak mengalami kesemutan. Membantu Anda beraktivitas dengan lancar merupakan fungsi kuku manusia.

  • Membentengi jaringan

Untuk kuku kaki, terdapat fungsi membentengi jaringan lunak. Mengapa perlu dilindungi? Hal tersebut dikarenakan jaringan lunak di sekitar kuku padat dengan otot, pembuluh darah, serta daging di bawahnya.

  • Sebagai indikator kesehatan

Fungsi kuku selanjutnya yaitu sebagai indikator kesehatan. Bagian yang sering dicek oleh dokter ketika memeriksa kesehatan seseorang yaitu mata, lidah, serta kuku. Melalui pemeriksaan pada kuku, kondisi seperti syok atau dehidrasi dapat terdeteksi lebih dini. Selain itu, kondisi medis seperti hepatitis, malnutrisi, masalah pada organ dalam dapat dideteksi melalui warna kuku.

  • Membantu gerakan motorik halus

Gerakan motorik halus Anda juga terbantu dengan adanya kuku. Beberapa gerakan motorik halus seperti menggaruk rambut tidak akan mudah jika tidak ada kuku manusia. Dengan adanya kuku tangan, Anda dapat melakukan gerakan dengan lebih lancar dan mudah.

  • Menjaga keseimbangan

Kuku kaki memiliki fungsi tersendiri dibandingkan kuku tangan. Kuku kaki dapat membantu menjaga keseimbangan ketika Anda berjalan atau berlari. Oleh karena itu, Anda sebaiknya senantiasa memperhatikan kesehatan dan kebersihan kuku kaki.

  • Alat sensitivitas tubuh

Kuku manusia dapat menjadi alat sensitivitas tuubuh. Ketika Anda menyentuh objek tertentu, maka dengan adanya kuku jari maka sensitivitas Anda terhadap sentuhan semakin meningkat. Saraf di sekitar kuku akan mengirim sinyak ke otak ketika Anda merasakan objek tertentu.

  • Proteksi dari infeksi

Fungsi kuku lainnya yaitu sebagai proteksi bagi tubuh. Bagaimana bisa, padahal kan kuku hanya bagian kecil dari jari? Proteksi tubuh yang dimaksud yaitu mencegah infeksi virus dan bakteri. Kuku kaki juga dapat memproteksi Anda dari cedera.

  • Melindungi diri

Kuku manusia cukup tajam sehingga dapat digunakan untuk melindungi diri. Anda dapat menggunakan kuku untuk mencakar atau mencabik seseorang ketika dalam keadaan berbahaya. Hal ini memang tidak disarankan, namun ketika sedang terdesak, mencakar menggunakan kuku dapat dijadikan alat untuk melindungi diri.

Anda perlu menjaga kesehatan kuku agar dapat melakukan berbagai fungsinya dengan baik. Menjaga kuku manusia dapat dilakukan dengan berbagai cara. Pertama, potong kuku dengan teratur menggunakan gunting khusus kuku. Kedua, hindari menggigit kuku. Ketiga, jangan terlalu sering mengaplikasikan cat kuku. Keempat, berikan nutrisi tambahan seperti krim khusus untuk membuat kuku sehat. Terakhir, jaga kebersihan kuku dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun.

Read More

Begini Cara Memencet Komedo di Pipi dengan Aman

Komedo di Pipi Mengganggu? Kenali Penyebab dan Cara Mengusirnya!

Komedo adalah salah satu jenis jerawat ringan. Komedo di pipi bisa menyerang siapa saja, tak memandang jenis kulit yang Anda miliki.

Komedo terbagi menjadi dua jenis, yaitu komedo putih dan hitam. Komedo putih disebut juga dengan komedo tertutup, yang disebabkan oleh bakteri. Sementara komedo hitam disebabkan oleh tersumbatnya folikel rambut dengan sebum atau minyak.  

Penyumbatan pori-pori yang memicu komedo dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai faktor genetika hingga pemilihan produk kecantikan yang bersifat comedogenic

Memencet komedo adalah alternatif cepat menghilangkan komedo. Biasanya praktik ini dilakukan oleh ahli kecantikan atau dermatologis.  Namun, kebanyakan orang melakukannya sendiri. Tanpa disadari, perilaku tersebut dapat memicu iritasi dan infeksi sehingga memperparah komedo. 

Meski tidak disarankan untuk dilakukan sendiri, berikut ini langkah-langkah memencet komedo di pipi dengan aman.

  • Mengompres jerawat dengan air hangat

Membasuh wajah dengan air hangat kuku atau mengompresnya dengan handuk bersih dapat membuat pori-pori Anda rileks, dan pori-pori akan mengendur dengan sendirinya.

Anda juga bisa melakukan uap wajah dengan uap air hangat. Barang yang dibutuhkan hanyalah sebuah baskom kecil, air hangat, dan handuk.

  • Mencuci tangan 

Sebelum mulai memencet jerawat, pastikan tangan Anda bersih. Hal ini bertujuan untuk mencegah pemindahan bakteri dari tangan ke wajah.

Cuci tangan dengan sabun hingga bersih lalu keringkan dengan handuk. Agar lebih aman, Anda bisa menggunakan sarung tangan lateks. 

  • Memberi tekanan di sekitar pori-pori yang tersumbat

Pencet area sekitar yang diinginkan secara perlahan. Agar lebih higienis, Anda bisa menggunakan tisu atau kain kasa bersih sebagai pembatas antara wajah dan tangan.

  • Tekan pori secara perlahan dengan gerakan ke depan dan belakang

Gerakkan jari Anda ke depan dan belakang untuk mengeluarkan sumbatan. Ingat, jangan menekan terlalu keras untuk menghindari luka atau memar pada wajah Anda.

  • Berikan jeda 

Bila langkah di atas tidak dapat mengeluarkan komedo, maka berilah sedikit jeda. Biarkan kulit rileks dan pulih sebelum mencobanya kembali. Biasanya, waktu yang diperlukan hingga kulit pulih adalah satu hingga dua hari.

Setelah kulit pulih, lakukan hal yang sama dari awal.

  • Bersihkan area dengan astringent atau toner

Setelah sumbatan berhasil dikeluarkan, aplikasikan toner dengan kandungan yang ringan. Toner akan membunuh bakteri dan kotoran yang tersisa pada pori-pori Anda.

Setelah komedo hilang, hindari menyentuh area tersebut dengan tangan. Menyentuh dengan tangan bisa memicu timbulnya komedo baru.

Selain menggunakan tangan, Anda juga bisa menggunakan ekstraktor komedo. Alat ini terbuat dari stainless steel berbentuk seperti pensil dan memiliki lubang kecil di ujungnya.

Mencegah munculnya komedo

Beda jenis kulit maka beda perawatannya. Merawat wajah kering sangat berbanding terbalik dengan wajah berminyak, begitu pula dengan tipe kulit lainnya.

Melakukan cara pencegahan dibawah ini dapat dilakukan sebagai cara aman agar tidak memencet komedo di pipi. 

Untuk kulit kering dan sensitif, eksfoliasi dengan scrub yang halus dapat membantu menghilangkan minyak dan bakteri penyebab komedo. Selain itu hidrasi kulit Anda dengan mengaplikasikan pelembab bebas parfum dan mencukupi kebutuhan cairan tubuh.

Setelah lelah beraktivitas, pastikan mencuci bersih seluruh riasan dan kotoran yang menempel. Lakukan double cleansing dengan micellar water atau tisu khusus pembersih riasan wajah, serta sabun cuci muka.

Menggunakan tisu khusus berbahan dasar mentimun dapat membantu menambah kelembaban wajah.

Bagi pemilik kulit cenderung berminyak, Anda bisa menggunakan clay mask untuk menyerap minyak berlebih. Anda juga bisa membuat scrub wajah dari soda kue sebagai pengganti clay mask.

Gunakanlah produk dengan kandungan asam salisilat atau benzoil peroksida. Menggunakan krim atau serum dengan kandungan retinoid juga bisa merawat kulit Anda lebih baik. 

Memencet komedo di pipi sangat tidak disarankan untuk dilakukan sendiri. Memencet jerawat rentan mengiritasi bahkan memperparah kondisi jerawat. 

Namun, Anda bisa melakukannya dengan hati-hati mengikuti langkah di atas. Jika Anda mengalami komedo berulang, maka langkah yang tepat adalah mendatangi dermatologis dan meminta perawatan yang cocok.

Read More

Leher Bengkak? Hati-Hati Alami TB Kelenjar Getah Bening

TB kelenjar getah bening ditandai dengan pembengkakan di leher

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar istilah TBC? Beberapa orang mungkin menghubungkannya dengan gejala batuk atau penyakit yang menyerang paru-paru. Selain TBC yang telah banyak diketahui orang ini, ada juga TB kelenjar getah bening, termasuk infeksi bakteri tuberkulosis yang menyerang kelenjar getah bening. 

Perlu Anda tahu, bahwa TB ini memang umumnya menyerang paru (pulmonary TB), namun penyakit ini juga diketahui dapat menyerang organ lagi (extrapulmonary TB), seperti pada organ tulang, otak, kulit, dan kelenjar getah bening.

TB kelenjar getah bening juga dikenal sebagai limfadenitis tuberkulosis yang biasanya menyerang kelenjar getah bening di bagian leher, atau area lainnya seperti ketiak dan paha. Dalam kasus TB kelenjar getah bening di area leher disebut dengan scrofula. 

Apa yang menyebabkan TB kelenjar getah bening?

Meskipun TB paru dan TB kelenjar getah bening sama-sama disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis, TB kelenjar getah bening secara spesifik disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium aviumintracellulare dan Mycobacterium kansasii

Penularan TB kelenjar getah bening biasanya disebabkan akibat menghirup percikan droplet dari penderita aktif TB. Bakteri yang terhirup tersebut kemudian masuk dan menginfeksi paru-paru dan menyebar ke area kelenjar getah bening di sekitar leher. 

Terdapat beberapa kondisi tertentu yang menyebabkan seseorang lebih rentan terkena infeksi TB kelenjar getah bening, yaitu:

  • Berusia di antara 30-40 tahun
  • Kaum wanita
  • Orang yang mengalami kekurangan gizi
  • Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti pasien HIV
  • Pasien terapi HV
  • Lingkungan sekitar yang berada di daerah padat penduduk yang tidak dilengkapi dengan sanitasi yang baik

Kenali gejala TB kelenjar getah bening berikut

Salah satu gejala TB kelenjar getah bening yang banyak dikeluhkan, yaitu adanya pembengkakan atau benjolan di sekitar leher. Benjolan ini dapat cenderung berbentuk bulan dan memiliki ukuran kecil. Jika disentuh, benjolan tersebut tidak akan terasa sakit atau bahkan hangat.

Dalam kasus tertentu, benjolan yang timbul dapat berkembang lebih besar seiring berjalannya waktu yang berpotensi mengeluarkan cairan, serupa dengan nanah setelah beberapa minggu. Pasien TB kelenjar getah bening dapat mendapati benjolan ini bahkan lebih dari satu buah benjolan. Munculnya benjolan tersebut juga disertai dengan beberapa kondisi, seperti

  • Berkeringat lebih ketika malam hari
  • Mengalami penurunan berat badan tanpa diketahui penyebab jelas
  • Tidak enak badan disertai demam

Bagaimana mendiagnosis TB kelenjar getah bening?

Jika Anda mendapati adanya benjolan di sekitar leher, ketiak, maupun paha yang tidak kunjung mereda dan disertai dengan kondisi yang disebutkan di atas, segera konsultasikan diri kondisi Anda dengan dokter. 

Dengan memeriksakan diri lebih dini, Anda dapat memperoleh penanganan yang lebih cepat dan tepat, mengingat TB kelenjar getah bening dapat terus tumbuh, berkembang, menyebar, bahkan menimbulkan komplikasi seperti infeksi berat (sepsis) atau fistula (saluran antar benjolan yang menjadi pertanda scrofula semakin buruk.

Tahap awal pemeriksaan dilakukan dengan mendiagnosis TB kelenjar bening dengan pemeriksaan fisik oleh dokter. Dokter akan melakukan uji tuberkulin dengan menyuntikkan sejenis protein ke dalam tubuh pasien. Jika memang setelah penyuntikan ini muncul adanya benjolan di kulit, maka kemungkinan besar Anda mengalami TB kelenjar getah bening. 

Mengonfirmasi diagnosis ini, dokter akan melakukan biopsi di sekitar area kelenjar getah bening. Di samping itu, dokter mungkin akan melakukan tes pemindaian, seperti rontgen dan tes darah.

Read More

Kutil: Salah Satu Penyakit Kulit Menular yang Berbahaya

Kutil mungkin terdengar sepele, tetapi tahukah Anda jika kutil merupakan salah satu penyekit kulit menular yang berbahaya, bahkan dikatakan bisa memicu kanker pula. Kutil menyebabkan pengidapnya merasa tidak nyaman, apalagi jika terjadi di area yang terlihat seperti wajah.

penyakit kulit menular

Tak hanya mengganggu penampilan, kutil yang muncul di wajah atau kepala berisiko terjepit dan bisa mengeluarkan darah. Bahkan, ada beberapa jenis kutil yang akan terasa nyeri bila muncul di kaki dan dipakai berjalan. 

Pertumbuhan kutil umumnya disebabkan oleh infeksi virus HPV. Virus ini bisa masuk lewat luka pada kulit, kemudian menginfeksi lapisan kulit atas tubuh dan tumbuh sangat cepat. Bahkan jika Anda menyentuh orang yang memiliki virus tersebut, maka Anda berisiko ketularan.

Kutil ada banyak macamnya, dan yang narasi di atas tentang kutil yang bisa memicu kanker, berbeda jenis dengan kutil yang bisa sembuh dengan penggunaan obat sederhana. Berikut jenis kutil yang telah dipetakan oleh medis:

  • Kutil Biasa

Kutil biasa bisa disebut juga sebagai veruca vulgaris. Biasanya bentuk kutil ini menonjol di kulit, kasar, dan sebagian ada yang tampak seperti kembang kol. Kutil jenis ini bisa muncul di mana pun. Namun, biasanya kondisi ini paling sering muncul di jari, siku, dan lutut. Biasanya kutil biasa ini sering muncul di area tubuh yang kerap terluka dan terbuka.

  • Kutil Periungual

Kutil periungual yang berukuran kecil tidak menimbulkan nyeri. Tetapi kutil dapat bertumbuh seiring berjalannya waktu. Jika kutil berukuran besar, kutil bisa menimbulkan nyeri. Kutil periungual disebabkan oleh strain human papillomavirus (HPV) tertentu. Namun, ini berbeda dengan HPV yang menyebabkan munculnya kutil pada kelamin dan kanker serviks.

Kutil ini muncul di bawah kuku kaki dan kuku jari tangan. Namun, jangan sampai keliru. Nyatanya, meski tumbuh dengan bentuk yang kecil, kutil sering kali disamakan dengan benjolan lainnya yang muncul di tubuh, seperti jerawat.

  • Plantar Kutil

Kutil plantar atau dikenal juga dengan istilah “mata ikan” memiliki bentuk menjorok ke dalam dan sering menyebabkan rasa sakit ketika ditekan. Kutil jenis ini biasanya tumbuh di bagian bawah kaki atau bisa juga tumbuh ke dalam kulit dan membentuk lubang kecil yang menyakitkan di telapak kaki.

Ini termasuk penyakit kulit menular, meskipun tidak selalu lebih berbahaya daripada kutil biasa. Ciri khas dari kutil ini adalah bentuknya yang pipih dengan bintik hitam di tengahnya serta sering ditemukan di telapak kaki dan telapak tangan.

  • Kutil Filiformis (Veruka filiformis)

Jenis kutil ini memiliki bentuk memanjang, terkadang seperti sikat kecil dan dapat tumbuh di area wajah, kelopak mata, leher, dan ketiak. Selain karena tumbuh dengan cepat, kutil jenis ini sangat mengganggu penampilan. Kutil filiformis memiliki tanda dan gejala seperti, terlihat sebagai jari-jari kecil yang menonjol keluar; muncul di wajah, yaitu di sekitar mulut, kelopak mata, dan hidung; serta dapat tumbuh dengan cepat.

  • Kutil Kelamin

Kutil kelamin merupakan penyakit kulit yang ditandai dengan munculnya semacam daging berwarna kemerahan atau kehitaman di daerah kemaluan atau anus. Terkadang kutil kelamin tampak seperti kembang kol. Kutil kelamin secara medis dikenal dengan nama kondiloma akuminata.

Kondisi ini masuk ke dalam kelompok penyakit kulit menular seksual atau Infeksi Menular Seksual (IMS). Artinya, penyakit ini ditularkan secara seksual. Oleh karena itu sebagian penderita kutil kelamin juga mengalami penyakit menular seksual lainnya. Kutil kelamin dapat meyerang siapa saja, baik wanita maupun pria.

***

Penting bagi Anda untuk mengetahui kutil sebagai jenis penyakit kulit menular. Tidak ada salahnya Anda mencari tahu tentang jenis kutil ini, jika sewaktu-waktu Anda atau kerabat terkena kutil Anda dapat mengetahui secara pasti jenisnya, termasuk cara penanganannya.

Read More

Fungsi Betametason Topikal untuk Kulitmu

Ada berbagai jenis obat topikal yang diberikan pada kulit

Merupakan obat kortikosteroid berbentuk oles yang dapat digunakan untuk mengatasi reaksi alergi atau mengurangi peradangan kulit akibat sejumlah kondisi dinamakan betametason topikal atau juga disebut obat topikal. Obat ini mampu menjadi obat untuk kondisi seperti eksim hingga dermatitis, karena bekerja dengan menghidupkan senyawa-senyawa alami yang fungsinya meredakan gejala.

Biasanya betametason topikal diberikan sebagai langkah pengobatan jangka pendek untuk kelainan kulit yang tidak terlalu luas. Misalnya seperti kulit di kepala dan telapak tangan atau kaki, apabila digunakan dalam jangka waktu yang panjang maka akan muncul risiko efek samping dan kondisi tersebut dapat meningkat.

Betametason Obat Topikal

Seperti yang sudah dijelaskan sedikit di atas bahwa betametason topikal merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi berbagai infeksi kulit seperti eksim, psoriasis atau reaksi alergi. Obat ini mampu mengurangi bengkak, gatal dan kemerahan yang muncul akibat kondisi tersebut, untuk penggunaan obat ini lakukan seperti anjuran dokter atau brosur informasi.

Penggunaan obat ini sebaiknya dilakukan ketika kulit dalam keadaan lembab, tetapi tidak sampai licin. Seseorang bisa menggunakan losion atau pelembab terlebih dahulu, tunggu 10 sampai 15 menit agar pelembab terserap sempurna lalu oleskan betametason pada kulit yang mengalami infeksi atau gejala reaksi alergi.

Dosis pemakaian obat ini sangat bergantung pada lokasi dan area kulit, pada umumnya sebarannya satu ruas ujung jari telunjuk. Lakukan pemakaian satu sampai dua kali dalam sehari, sementara rata-rata jangka waktu pemakaian adalah 7-14 hari hingga gejala yang muncul hilang. Namun demikian, pasien harus memperhatikan penggunaan obat ini dengan benar.

Penggunaan Betametason yang Benar

Sebelum menggunakan obat ini pasien diharap untuk membaca petunjuk yang tertera pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam menggunakan obat ini. Dilarang untuk menambahkan atau mengurangi dosis tanpa mendapat izin dokter, selain itu juga dilarang menggunakan obat ini pada wajah, ketiak atau selangkangan kecuali seizin dokter.

Cuci dan bersihkan tangan sebelum memakai obat ini, keringkan sampai bersih area kulit yang mengalami peradangan. Setelah itu, oleskan obat ini pada area tersebut lalu gosok secara perlahan, hindari menutupnya dengan perban, kain atau penutup kecuali jika dokter menyarankan hal yang sebaliknya.

Jangan memakai betametason untuk daerah kulit yang mengalami infeksi, obat ini hanya boleh dioleskan pada kulit yang terinfeksi jika digunakan bersama dengan obat yang mengandung antibiotik atau antijamur. Lebih lanjut, pasien bisa melakukan konsultasi dengan dokter terkait mengenai cara pemakaian betametason topikal pada kulit yang terinfeksi.

Cara Menyimpan dan Efek Samping

Cara terbaik untuk menyimpan obat ini adalah dengan ditempatkan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembab. Jangan juga disimpan di kamar mandi, perlu diketahui bahwa merek lain obat ini memiliki tata cara atau aturan penyimpanan yang berbeda. Pasien tetap harus memerhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk.

Jauhkan obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan, sangat disarankan untuk tidak menyiram obat ini ke dalam toilet atau saluran pembuangan. Kecuali jika pasien mendapat instruksi demikian dari dokter, buang produk ini jika masa berlakunya telah habis atau sudah tidak diperlukan lagi. 

Relasi pasien terhadap obat ini berbeda-beda, betametason topikal dapat menimbulkan efek samping berupa iritasi kulit, kulit kering, kemerahan, gatal dan panas. Segera hentikan pemakaian obat topikal ini jika mengalami kondisi tersebut dan segera hubungi dokter untuk melakukan konsultasi terhadap kondisi yang terjadi.

Read More

Begini Gejala Keracunan Obat yang Mesti Diwaspadai

Bukan tidak mungkin bagi seseorang untuk mengalami kejadian yang mengkhawatirkan selama proses pemulihan dari penyakit, seperti keracunan obat. Salah satu konsekuensi dari mengonsumsi terlalu banyak obat, yaitu keracunan obat. Kondisi ini dapat terjadi secara sengaja maupun tidak sengaja.

Konsumsi obat yang seharusnya dapat mempercepat proses pemulihan pasien, dapat berujung petaka. Pasalnya, keracunan obat tidak hanya mengganggu fungsi kerja tubuh, namun juga dapat berakhir hingga kematian. Meskipun memang, risiko atau efek samping yang disebabkan oleh keracunan obat tersebut bergantung pada dosis dan jenis obat yang dikonsumsi, maupun riwayat kesehatan pasien tersebut.

Gejala keracunan obat yang patut Anda waspadai

Anda perlu waspada jika orang di sekitar Anda, atau bahkan diri Anda sendiri mengalami gejala keracunan obat seperti yang disebutkan berikut:

  • Halusinasi
  • Kejang
  • Tremor
  • Pupil mata yang membesar
  • Mual dan muntah
  • Hilangnya kesadaran
  • Kesulitan bernapas atau berjalan
  • Bertindak agresif secara tiba-tiba
  • Perasaan gelisah
  • Mengantuk

Penangan medis yang cepat dan tepat terhadap gejala keracunan obat yang dialami, dapat mengurangi risiko komplikasi kesehatan lebih serius.

Apakah terdapat penyebab khusus keracunan obat?

Telah disebutkan sebelumnya, bahwa keracunan obat dapat terjadi baik disengaja, maupun tidak. Pada kenyataannya, terdapat beberapa penyebab khusus yang meningkatkan risiko seseorang mengalami keracunan obat, seperti:

  • Kesehatan mental yang terganggu

Salah satu penyebab risiko keracunan obat, antara lain kesehatan mental pasien yang terganggu. Seseorang yang mengalami tekanan hingga depresi, bahkan sering kali memikirkan untuk bunuh diri, rentan untuk menyalahgunakan obat yang diresepkan padanya. Belum lagi, jika masalah kesehatan mental tersebut tidak diatasi dengan baik.

  • Konsumsi obat yang tidak sesuai dengan dosis

Mengonsumsi obat dengan dosis yang tidak sesuai dengan aturan atau resep dokter dapat meningkatkan risiko keracunan obat. Kemungkinan ini dapat terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa. Obat yang dikonsumsi tidak sesuai dengan dosis, tidak akan membantu penyembuhan, malah sebaliknya dapat membahayakan kesehatan pasien.

  • Penyimpanan obat yang tidak sesuai aturan

Salah satu penyebab keracunan obat yang umumnya terjadi, yaitu penyimpanan obat yang salah. Kemungkinan ini dapat terjadi jika obat tidak pada tempat yang seharusnya dan berada dalam jangkauan anak-anak. Tentunya, hal ini dapat membahayakan anak-anak itu sendiri, terutama kelompok anak yang masih berada dalam fase oral, yang kerap kali memasukkan berbagai benda ke dalam mulutnya. Tidak heran, jika kelompok usia anak menjadi korban keracunan obat yang paling rentan.

  • Adanya riwayat kecanduan

Bagi orang dengan Riwayat kecanduan obat, seperti korban penyalahgunaan obat, berisiko mengalami keracunan obat. Hal ini akan bertambah parah, ketika pasien tersebut mengonsumsi lebih dari satu jenis obat yang memiliki sifat psikedelik atau mengonsumsi obat bersamaan dengan alkohol.

Penting bagi Anda untuk benar-benar mengikuti anjuran dan instruksi dari dokter mengenai penggunaan obat yang diresepkan. Selain itu, jika memang Anda mengonsumsi beberapa jenis obat secara bersamaan, diskusikan pula kondisi ini dengan dokter. Pasalnya, tidak semua obat dapat bekerja secara berdampingan. Jika tidak, hal tersebut kemungkinan besar dapat berujung pada keracunan obat.

Read More

Mencari Perbedaan antara Metode Panniculectomy dengan Abdominoplasty

Panniculectomy berguna untuk mengangkat kulit yang menggelambir di perut.

Pola kehidupan manusia memungkinkan kita mengalami banyak perubahan. Sebagai contoh, jika radikal bebas mempengaruhi penampilan wajah, pola konsumsi dan gaya hidup akan berpengaruh pada postur tubuh, kelebihan lemak di perut adalah bukti yang nyata. Namun, ada golongan orang yang menolak situasi itu hingga akhirnya memicu dunia medis menemukan metode panniculectomy dan abdominoplasty.

Secara garis besar, panniculectomy dan abdominoplasty adalah dua perawatan bedah yang bertujuan untuk menghilangkan kelebihan kulit perut bagian bawah. Keduanya dapat dilakukan dalam kasus penurunan berat badan yang ekstrim karena penyebab alami atau pembedahan.

Sampai di situ, baik panniculectomy dan abdominoplasty adalah sesuatu yang sama saja. Akan tetapi jika dipikir menjadi tidak mungkin dunia medis memiliki dua metode penanganan yang sama untuk satu kebutuhan. Artinya, pasti ada perbedaan yang terdapat di antara kedua metode tersebut.

Maka dari itu, melalui artikel ini mari kita cari perbedaan antara metode panniculectomy dengan abdominoplasty.

  • Panniculectomy

Sederhananya panniculectomy adalah perawatan bedah invasif yang sebenarnya diperuntukkan kepada mereka yang baru saja menjalani operasi penurunan berat badan. Operasi penurunan berat badan hampir pasti meninggalkan kulit menggantung dalam jumlah besar di perut bagian bawah, kita mengenalnya dengan istilah “gelambir”.

Jenis operasi ini dapat dianggap sebagai kebutuhan medis jika sisa kulit memengaruhi kualitas hidup seseorang. Misalnya seseorang tersebut mengalami ruam, infeksi, dan bisul di area gelambirnya.

Selama panniculectomy, ahli bedah Anda akan membuat dua sayatan di dinding perut untuk menghilangkan kelebihan kulit di bagian tengah. Kemudian bagian bawah kulit direkatkan kembali ke atas melalui teknik penjahitan.

  • Abdominoplasty

Abdominoplasty atau yang lebih dikenal dengan sebutan tummy tuck merupakan prosedur pengencangan perut yang tujuan utamanya adalah alasan estetika dan tidak diperlukan secara medis seperti panniculectomy.

Metode ini dilakukan dengan memotong kulit berlebih sambil mengencangkan otot perut. Tummy tuck akan memberikan efek kontur untuk meningkatkan otot dan lingkar pinggang seseorang sehingga memudahkan mereka untuk membentuk atau membangun perut sesuai dengan keinginannya.

Hasil abdominoplasty dianggap permanen jika seseorang selalu menjaga berat badan idealnya. Untuk memaksimalkan hasil operasi, setelah tiga hari, pasien hanya dapat melakukan kegiatan ringan. Tak hanya itu, dalam proses penyembuhannya, selama tiga bulan pasien diwajibkan mengenakan baju khusus.

  • Perbandingan Lain Panniculectomy dengan Abdominoplasty

Dibutuhkan sekitar dua hingga lima jam bagi seorang ahli bedah untuk melakukan panniculectomy. Lama prosedur tergantung pada panjang sayatan yang dibuat, serta jumlah kulit berlebih yang dibuang.

Sementara tummy tuck bisa memakan waktu dua hingga empat jam untuk menyelesaikannya. Meskipun pemotongan kulit mungkin kurang luas dibandingkan dengan panniculectomy, ahli bedah masih perlu membentuk dinding perut dengan pengencangan perut.

Sedangkan soal efek samping, meski tak terlalu berbeda, tetapi ada beberapa kondisi yang membedakan satu dengan lain. Panniculectomy akan meninggalkan rasa sakit selama beberapa hari pertama pasca-operasi. 

Kulit pasien mungkin juga mati rasa dan situasi ini bisa berlangsung selama beberapa minggu. Mati rasa tersebut terasa di dua area kulit yang dijahit bersama setelah menghilangkan kelebihan kulit selama operasi. Selain itu, berikut beberapa efek samping lain dari panniculectomy:

  • infeksi
  • palpitasi jantung
  • pendarahan yang berlebihan
  • nyeri dada
  • sesak napas

Adapun efek samping yang umum dirasakan oleh para pasien tummy tuck adalah:

  • infeksi
  • pendarahan yang berlebihan
  • komplikasi anestesi
  • trombosis vena dalam

***

Jika dipikir-pikir, sebenarnya tidak ada perbedaan berarti dari dua metode operasi pembuangan lemak ini. Perbedaan paling nyata hanya terletak di fungsi dan tujuannya saja. Apalagi panniculectomy dan tummy tucks memiliki tingkat keberhasilan yang sama, sehingga untuk menentukan satu dari dua pilihan di atas hanya tinggal kembali kepada kebutuhan pasien dan konsultasi dengan dokter sebelum menjalankan operasi.

Read More

Cara Mengatasi Gigi Goyang agar Tidak Copot

Faktanya gigi goyang tidak harus berujung dengan pencabutan gigi. Apalagi, jika yang goyang adalah gigi permanen yang sudah pasti tidak akan ada penggantinya lagi. Tidak perlu khawatir, karena saat ini sudah tersedia berbagai cara untuk mengatasi gigi goyang, untuk mempertahankan keutuhan gigi selama mungkin. Alasan mengapa gigi sebisa mungkin harus dipertahakan adalah saat ada satu gigi yang hilang dari rahang, maka bukan hanya dari segi estetika yang tertanggu, tapi juga keseimbangan di dalam rongga mulut.

Ketika gigi yang ompong tidak digantikan dengan gigi palsu, gigi-gigi di sebelahnya bisa tergeser, membuat susunan gigi menjadi berantakan. Apalagi jika yang cocot adalah gigi geraham. Tentu, Anda akan kesulitan untuk mengunyah dan jika dibiarkan, kondisi ini bisa berujung pada gangguan rahang. Berikut ini beberapa cara mengatasi gigi goyang yang tepat menurut dokter gigi.

  • Scaling gigi

Terjadinya penumpukan pada karang gigi adalah salah satu alasan utama terjadinya gigi goyang pada orang dewasa. hal ini dikarenakan karang gigi bisa menekan gusi ke bawah, membuat pegangan untuk gigi menjadi berkurang, dan akhirnya terjadi gigi goyang. Prosedur pembersihan karang gigi atau scaling gigi bisa mengatasi hal ini. Setelah scaling, gigi tidak akan langsung kembali rekat ke gusi. Namun, akan perlahan-lahan dan biasanya dalam waktu beberapa minggu, kegoyangan gigi akan berkurang hingga akhirnya bisa kembali rekat dengan gusi.

  • Splinting gigi

Splinting gigi adalah prosedur mengikat gigi goyang ke gigi sebelahnya yang masih kuat. Cara ini bisa dilakukan jika gigi masih memiliki pegangan ke gusi dan tulang rahang, walaupun hanya sedikit. Pada prosedur ini gigi yang goyang bisa diikat menggunakan kawat tipis yang memang digunakan khusus untuk prosedur ini. Bahan ikat menggunakan fiber atau serat-serat khusus juga saat ini sudah bisa dilakukan dan bisa memberikan estetika yang lebih baik.

  • Operasi gigi

Kondisi seperti radang gusi (gingivitis) serta radang pendukung jaringan gigi (periodontitis) bisa menyebabkan gigi menjadi goyang. Oleh karena itu, untuk mengatasi peradangan gigi ini, dokter biasanya akan melakukan scaling dan root planning, serta operasi untuk menghilangkan jaringan yang rusak karena radang. Operasi dilakukan dengan membuka sedikit jaringan gusi, dokter gigi juga akan membersihkan bagian dalam gigi yang tadinya tertutup oleh gusi sekaligu membuang jaringan gusi yang rusak. Setelah operasi selesai, dokter gigi akan menjahit gusi sesuai posisi yang baik, sehingga gigi tidak goyang lagi.

  • Cangkok tulang

Prosedur cangkok tulang atau bone graft bisa dilakukan untuk mengatasi gigi yang goyang karena terkikisnya tulang alveolar. Tulang alveolar adalah tulang yang menjadi tempat menancapnya gigi. Tulang tersebut bisa terkikis karena berbagai hal, terutama karena radang jaringan pendukung gigi dan karang gigi yang menumpuk. Saat melakukan prosedur ini, dokter gigi akan mengambil tulang dari bagian tubuh Anda yang lain dan menempatkannya dengan teknik khusus di rahang, sebagai pengganti tulang alveolar yang terkikis.

  • Pengobatan infeksi gigi

Pada kondisi radang gusi ataupun radang jaringan pendukung gigi, selain scaling dan operasi, dokter biasanya juga akan meresepkan antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab infeksi secara tuntas. Obat yang diberikan bisa berupa obat minum ataupun obat kumur.

Read More

Wajib Tahu, Jenis Layanan yang Ditanggung BPJS Kesehatan

BPJS kesehatan merupakan jaminan kesehatan masyarakat yang dibayarkan setiap bulannya sesuai dengan kelas yang diikuti. Kini, telah banyak masyarakat yang berpartisipasi dengan BPJS untuk meringankan biaya pengobatan dan meningkatkan derajat kesehatan. Namun, Anda harus tahu jenis pelayanan kesehatan apa saja yang ditanggung oleh BPJS kesehatan. Ini karena tidak semua jenis kondisi penyakit bisa ditanggung penuh dan perlu biaya tambahan pribadi jika melebihi dana BPJS kesehatan yang telah berlaku. Adapun cakupan pelayanan BPJS kesehatan yang harus Anda ketahui adalah sebagai berikut.

bpjs kesehatan

Rawat jalan tingkat pertama.

Layanan BPJS kesehatan untuk rawat jalan tingkat pertama ini termasuk:

  1. Administrasi pelayanan, meliputi biaya pendaftaran berobat dan penyediaan surat rujukan ke faskes tingkat selanjutnya.
  2. Pelayanan preventif, meliputi:
  3. Penyuluhan kesehatan perorangan, seperti tentang pengendalian faktor risiko penyakit dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
  4. Imunisasi dasar, seperti polio, campak, Baccile Calmett Guerin (BCG), Difteri Pertusis Tetanus dan Hepatitis-B (DPTHB).
  5. Layanan Keluarga Berencana (KB), seperti konsultasi, kontrasepsi dasar, vasektomi, tubektomi, penyediaan dan distrubusi kontrasepsi, serta jasa pelayanan pemberian vaksin dan alat kontrasepsi dasar yang termasuk dalam kapitasi. Selain itu, tidak ditanggung oleh BPJS kesehatan, seperti pemasangan IUD atau Implan dan suntik di daerah perifer.
  6. Screening kesehatan, yang meliputi:
  7. Pelayanan skrining kesehatan untuk mendeteksi risiko penyakit, seperti diabetes mellitus tipe 2, hipertensi, kanker serviks, kanker payudara, dan lainnya yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan.
  8. Untuk pelayanan skrining diabetes mellitus tipe 2 dan hipertensi dapat dilakukan minimal satu tahun sekali.
  9. Jika terdeteksi mengalami diabetes mellitus tipe 2 dan hipertensi, maka akan ditangani sesuai dengan indikasi medis.
  10. Untuk kanker serviks dan kanker payudara dapat dilakukan sesuai dengan indikasi medis.
  11. Pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi kesehatan.
  12. Tindakan medis yang tidak spesifik, baik itu dengan operasi maupun tidak.
  13. Pengadaan ulang obat dan bahan medis yang habis pakai.
  14. Pemeriksaan laboratorium tingkat pertama.
  15. Pemeriksaan ibu hamil, nifas, menyusui, serta bayi.
  16. Penanganan efek samping dan komplikasi akibat penggunaan kontrasepsi.
  17. Seseorang yang membutuhkan terapi rehabilitasi dasar.

Pelayanan gigi.

Sama halnya dengan layanan rawat jalan tingkat pertama, pelayan gigi juga mendapatkan subsidi untuk administrasi pelayanan, pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi. Selain itu, pelayan gigi yang ditanggung oleh BPJS meliputi:

  • Kegawatdaruratan pada gigi, seperti gigi sakit akut, gigi lepas, gigi patah, sariawan akut, gusi akut, dan sejenisnya.  
  • Pencabutan gigi sulung.
  • Cabut gigi permanen tanpa ada hambatan.
  • Obat pasca ekstraksi, yaitu tindakan pencabutan gigi dari alveolus karena sudah tidak dapat dirawat lagi.
  • Tumpatan komposit atau glass ionomer cement (GIC), yaitu proses menambal gigi.
  • Scaling gigi, yaitu pembersihan dan penghilangan plak dan karang gigi. Layanan ini diberikan hanya 1 kali setahun.

Rawat inap tingkat pertama

Layanan BPJS kesehatan terkait rawat inap tingkat pertama ini mencakup seluruh pelayanan rawat jalan tingkat pertama. Hanya saja, terdapat tambahan akomodasi untuk pasien sesuai dengan indikasi medis.

Pelayanan transfusi darah.

Pelayanan ini di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dapat dilakukan pada kasus:

  • Emergensi yang terjadi pada ibu saat melahirkan.
  • Gawat darurat lain yang berkaitan dengan keselamatan pasien.
  • Mengalami penyakit thalasemia, hemofilia, dan kelainan darah lain setelah mendapat rujukan dokter dari faskes tingkat lanjutan.

Inilah cakupan layanan yang ditanggung oleh BPJS kesehatan. Artinya, jika Anda mengalami sesuatu hal diluar dari cakupan layanan di atas, maka tidak bisa memperoleh subsidi BPJS kesehatan. Anda juga bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk meringankan finansial jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak terduga. Jangan lupa juga ya, selalu rutin membayar iuran BPJS kesehatan setiap bulan agar terhindar dari tagihan BPJS yang menunggak.

Read More