Obati Nyeri Sendi Dengan Obat Yang Dijual Bebas

Nyeri pada sendi Anda bisa disebabkan oleh banyak hal. Apa pun penyebab nyeri sendi Anda biasanya dapat mengatasinya dengan obat, terapi fisik, atau perawatan alternatif.

Nyeri sendi dapat berkisar dari iritasi ringan sampai melemahkan. Kondisi ini mungkin hilang setelah beberapa minggu (akut), atau berlangsung selama beberapa minggu atau bulan (kronis). Bahkan nyeri jangka pendek dan pembengkakan pada sendi dapat memengaruhi kualitas hidup Anda.

Banyak jenis obat tersedia untuk meredakan nyeri sendi. Sebagian besar relatif aman, tetapi tidak ada obat yang sepenuhnya bebas dari efek samping.  Bicarakan dengan dokter Anda untuk menyusun rencana pengobatan untuk gejala nyeri spesifik Anda.

Obat nyeri OTC atau yang dijual bebas, seperti acetaminophen (Tylenol, lainnya), ibuprofen (Advil, Motrin IB, lainnya) atau naproxen sodium (Aleve) dapat membantu meredakan nyeri sesekali, yang dipicu oleh aktivitas yang tidak biasa dilakukan oleh otot sendi Anda.

Krim yang mengandung capsaicin dapat dioleskan pada kulit di atas sendi yang nyeri, untuk menghilangkan rasa sakit. Perawatan pada akhirnya akan bergantung pada penyebab yang mendasari nyeri sendi Anda.

Pilih jenis aktivitas yang tepat untuk mengobati nyeri sendi Anda, seperti aktivitas yang membangun otot di sekitar persendian tetapi tidak merusak persendian itu sendiri. 

Fokus pada peregangan, latihan rentang gerak, dan latihan kekuatan progresif bertahap. Sertakan latihan aerobik berdampak rendah, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau olahraga air, untuk meningkatkan suasana hati dan membantu Anda mengontrol berat badan.

Hindari aktivitas yang melibatkan benturan tinggi dan gerakan berulang, seperti lari, melompat, tenis, aerobik berdampak tinggi, dan mengulangi gerakan yang sama, seperti melakukan servis tenis.

Terdapat banyak pilihan pengobatan untuk nyeri sendi, mulai dari pengobatan dan terapi fisik hingga perubahan pola makan dan pengobatan rumahan. Perawatan pada akhirnya akan bergantung pada penyebab yang mendasari nyeri sendi Anda.

Konsultasikan dengan dokter Anda jika obat nyeri sendi yang dijual bebas tidak mengurangi rasa sakit Anda.

Read More

Cara Menghilangkan Jerawat Batu dengan Bahan Alami

Merupakan jenis jerawat yang bisa menyebabkan kemerahan dan benjolan lembut di wajah dan isi didalamnya adalah nanah disebut dengan jerawat batu. Dalam kebanyakan kasus, jerawat ini akan menimbulkan bekas berupa luka parut, kemerahan dan lubang di wajah yang sulit hilang. Penyebab jerawat batu ini beragam dan hanya bisa diatasi dengan obat jerawat batu.

jerawat batu

Jerawat batu serng kali muncul ketika siklus menstruasi perempuan semakin mendekat, perempuan ibu hamil, perempuan di masa menopause dan yang mengalami polycystic ovary syndrome. Perempuan dalam kondisi tersebut membuat perempan rentan terkena jerawat batu, meskipun jerawat ini tak hanya menyerang perempuan saja.

Obat Jerawat Batu Bahan Alami

  1. Kentang

Kentang merupakan salah satu bahan makanan yang mengandung karbohidrat dan ternyata merupakan obat alami yang ampuh untuk mengatasi jerawat batu. Untuk menggunakan kentang bisa melakukan langkah berikut, potong tipis satu buah kentang yang sudah dikupas, kemudian letakkan potongan di area yang terdapat jerawat batu,  diamkan 10 menit, lalu bilas bersih.

  1. Es Batu

Es batu bisa digunakan untuk meredakan peradangan pada kulit, cara mengobatinya bisa dalam semalam. Gunakan kain sebagai wadah beberapa es batu, lalu tempelkan selama beberapa menit pada area yang berjerawat. Ulangi cara ini hingga kemerahan pada kulit menghilang dan pastikan untuk tidak menekan terlalu kencang.

  1. Kunyit, Jeruk Nipis dan Madu

Kombinasi ketiga bahan ini juga sangat ampuh dalam mengatasi jerawat baru, cara yang harus dilakukan juga mudah. Haluskan kunyit secukupnya, tambahkan jeruk nipis dan madu. Campurkan semua bahan dan aduk hingga merata membentuk seperti pasta, setelah itu pakai pasta hasil ketiga bahan tadi sebagai masker, diamkan selama 10 menit lalu bilas hingga bersih.

  1. Putih Telur

Cara mengobati jerawat batu dengan menggunakan putih telur juga cukup mudah, di samping putih telur yang sangat ampuh karena mengandung enzim lysonzim di dalamnya. Pisahkan putih telur dari kuning telurnya, lalu tambahkan air perasan lemon dan oleskan kedua campuran ini pada area wajah jerawat batu, setelah itu diamkan selama 15-20 menit kemudian bilas bersih.

  1. Bawang Putih

Bawang putih ampuh dijadikan sebagai obat jerawat karena memiliki reaksi yang cepat, salah satu bumbu dapur ini memiliki kandungan zat sulfur yang dipercaya mampu menghilangkan bakteri penyebab jerawat. Cukup tempelkan potongan bawang putih pada jerawat batu di wajah, diamkan selama 15 menit dan kemudian bersihkan.

  1. Kulit Jeruk

Jeruk merupakan salah satu buah dengan kandungan yang kaya akan manfaat kesehatan, termasuk pada kulitnya. Kulit jeruk bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan jerawat batu di wajah, keringkan kulit jeruk dengan cara dijemur lalu tumbuk hingga halus dan tambahkan sedikit air, oles campuran bahan ini pada wajah hingga membentuk masker, tunggu 15 menit lalu bilas.

  1. Jeruk Nipis

Jeruk nipis ampuh dijadikan sebagai obat jerawat batu alami untuk mengatasi jerawat termasuk membasmi bakteri yang merupakan penyebab jerawat batu di wajah. Cara yang harus dilakukan pun sangat mudah, cukup menempelkan jeruk nipis yang sudah dipotong menjadi dua bagian, tunggu 15 menit lalu bilas menggunakan air hangat.

Perlu diketahui, sangat disarankan untuk tidak memencet jerawat batu dalam proses pengobatan yang dilakukan. Terlepas dari itu, kebiasaan memencet wajah justru meningkatkan risiko munculnya peradangan sehingga dapat menghasilkan pigmen baru yang membuat warna kulit lebih gelap.

Read More
Berapakah Jumlah Gigi Orang Dewasa Seharusnya?

Berapakah Jumlah Gigi Orang Dewasa Seharusnya?

Peranan gigi itu sangat penting bagi kehidupan manusia. Gigi berfungsi untuk membantu orang berbicara, mengunyah, dan menelan makanan. Bayangkan, jika tidak ada gigi, maka aktivitas tersebut tidak dapat dilakukan dengan lancar. Kira-kira, berapa ya jumlah gigi orang dewasa yang normal? Seperti apa pula susunannya? Berikut ini penjelasannya.

Berapa sih jumlah gigi orang dewasa seharusnya?

Umumnya, orang dewasa memiliki 32 gigi, yang terdiri atas 16 gigi bawah dan 16 gigi atas. Setiap 1 baris gigi, mencakup:

  • 4 buah gigi seri, di bagian tengah depan mulut.
  • 2 buah gigi taring, masing-masing satu yang terletak di kedua sisi gigi seri.
  • 2 buah gigi premolar dan 3 buah gigi molar di belakang, masing-masing ada lima di setiap sisi.

Sayangnya, tidak selalu jumlah gigi orang dewasa berjumlah 32 buah, sebab mungkin saja tidak memiliki gigi geraham ketiga atau gigi bungsu di rahang mereka. 

Jika orang dewasa memang memiliki gigi bungsu, maka gigi tersebut cenderung mulai tumbuh saat berusia sekitar 18 tahun. Jika gigi bungsu Anda tidak muncul dengan benar atau mengalami infeksi, kemungkinan besar dokter gigi Anda harus mencabutnya.

Memahami anatomi gigi

Gigi terbuat dari kalsium, yang merupakan bahan yang sama dengan penyusun tulang. Gigi susu pertama kali tumbuh saat bayi berusia 6 bulan, tetapi bisa lebih cepat atau lebih lambat (maksimal 1 tahun). Anak-anak cenderung memiliki semua gigi susunya pada usia 3 tahun.

Setiap gigi memiliki dua bagian, yaitu mahkota dan akar. Mahkota adalah bagian putih dari gigi yang dapat dilihat, sedangkan akarnya adalah bagian gigi yang tidak dapat dilihat atau tersembunyi di dalam gusi. Akar inilah yang menancapkan gigi ke tulang rahang.

Gigi tersusun atas lapisan-lapisan, yaitu enamel, dentin, sementum, dan pulpa gigi.

  • Enamel.

Enamel adalah lapisan yang menutupi mahkota atau bagian terluar gigi. Perannya adalah melindungi gigi dari cedera fisik dan kimiawi. 

  • Dentin.

Dentin adalah bagian utama dari jaringan gigi yang strukturnya mirip dengan tulang. Dentin dibentuk oleh sel odontoblas, mirip dengan sel osteoblas pada tulang. Bedanya, dentin tidak punya pembuluh darah.

  • Semen.

Sementum adalah jaringan yang menutupi permukaan akar gigi. Fungsi utamanya untuk menopang dan memperbaiki gigi di tulang rahang.

  • Pulpa gigi.

Pulpa gigi terdapat di bagian tengah gigi, yang tersusun atas jaringan lepas, antara lain saraf, pembuluh darah, dan jaringan ikat.

Jika ada bakteri yang berhasil melewati bagian enamel dan dentin, maka pulpa gigi akan meradang sebagai upaya pertahanan gigi. Peradangan pulpa ini bisa menyebabkan pulpitis yang sangat menyakitkan.

Selain bagian gigi di atas, gigi juga dibedakan atas 4 jenis, yaitu:

  1. Gigi seri atau gigi depan, untuk memotong makanan menjadi lebih kecil.
  2. Gigi taring, untuk memotong dan merobek makanan, serta memastikan baris gigi atas dan gigi bawah tidak bentrok.
  3. Premolar, untuk menghancurkan dan menggiling makanan.
  4. Molar, untuk menumbuk makanan hingga siap untuk ditelan.

Jumlah masing-masing jenis gigi

Jumlah gigi orang dewasa adalah 32 buah, yaitu 16 di bagian atas dan 16 di bagian bawah. Jumlah ini sesuai dengan total masing-masing jenis gigi, yaitu:

  1. Gigi seri 8 buah, 4 di rahang atas dan 4 di rahang bawah.
  2. Gigi taring 4 buah, 2 di rahang atas dan 2 di rahang bawah.
  3. Premolar 8 buah, 4 di rahang atas dan 4 di rahang bawah.
  4. Geraham 12 buah, 6 di rahang atas dan 6 di rahang bawah.

Jadi, jumlah gigi orang dewasa seharusnya adalah 32 buah. Nah, setelah mengetahui hal ini, cobalah perhatikan dan hitung jumlah gigi Anda, apakah jumlahnya sama atau berbeda? Jika berbeda, maka sebaiknya konsultasikan dengan dokter gigi untuk memastikan kondisi kesehatan gigi Anda. 

Read More
Apa Ada Efek Samping Obat Cacing? Simak Jawabannya Berikut Ini

Apa Ada Efek Samping Obat Cacing? Simak Jawabannya Berikut Ini

Apa ada efek samping obat cacing? Seperti obat pada umumnya, obat cacing pun memiliki efek samping yang berisiko membahayakan kesehatan tubuh. Efek samping obat cacing umumnya disebabkan oleh penggunaan dan konsumsi yang tidak sesuai aturan, seperti dosis berlebih maupun konsumsi obat cacing yang tidak dibutuhkan. Lalu, apa saja efek samping obat cacing yang perlu Anda waspadai?

Efek samping obat cacing untuk kesehatan

Banyaknya cacing pada tubuh dapat mengurangi jumlah sel darah merah. Pasalnya, parasit cacing ini hidup dengan mengambil asupan gizi yang Anda konsumsi. Infeksi cacing atau yang sering dikenal dengan cacingan ini menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, seperti anemia. Hal ini telah dikonfirmasi oleh sebuah penelitian yang diterbitkan dalam National Library of Medicine.

Efek samping obat cacing dapat berbeda-beda, tergantung pada kondisi individu yang mengonsumsinya dan juga jenis obat yang dikonsumsi. Di bawah ini terdapat beberapa efek samping obat cacing yang telah diketahui.

1. Efek samping obat cacing jenis pyrantel

Jenis obat cacing pyrantel dikonsumsi untuk membantu dalam mencegah pertumbuhan dan perkembangan biakan cacing kremi dalam tubuh. Beberapa efek samping obat cacing jenis ini, yaitu:

  • sakit kepala
  • sakit perut
  • mual
  • muntah
  • diare

Jika gejala di atas turut disertai dengan gejala lain, seperti kesulitan bernapas atau pembengkakan pada wajah, lidah, serta tenggorokan, segera konsultasikan kondisi Anda dengan dokter. Hentikan juga konsumsi obat cacing pyrantel agar gejala tidak terus berlangsung. 

Konsumsi obat cacing pyrantel perlu disesuaikan dengan berat badan individu, yaitu dengan dosis 11 mg/kg badan untuk konsumsi sekali dalam sehari. 

2. Obat cacing albendazole

Efek samping obat cacing albendazole yang sejauh ini telah diketahui, yaitu sakit kepala, lemas, nyeri sendi, sakit perut, pusing, dan gatal-gatal.

Dalam sebuah penelitian, disebutkan bahwa efek samping ini merupakan dampak kumulatif dari beberapa jenis obat cacing. Efek samping obat cacing jenis ini baru akan terasa jika dikonsumsi dengan dosis tinggi dalam jangka waktu yang lama. Dasar dosis konsumsi obat cacing albendazole untuk orang dewasa, yaitu 800 mg/hari yang dibagi menjadi dua sesi.

Efek samping obat cacing albendazole jangka panjang dapat berupa kekurangan sel darah putih. Di samping itu, beberapa efek samping lainnya dapat memicu cedera otak, gagal ginjal, dan hepatitis toksik jika mengonsumsi 400 mg albendazole selama 2x sehari dalam jangka waktu 16 hari.

3. Efek samping obat cacing niclosamide

Pada dasarnya, penggunaan obat cacing niclosamide bertujuan untuk mematikan cacing pita yang terdapat dalam daging sapi dan ikan. Cacing pita ini dapat menginfeksi manusia melalui konsumsi daging yang telah terinfeksi tadi, seperti ketika tidak dimasak dengan matang atau tidak dibersihkan secara menyeluruh.

Obat cacing niclosamide hanya akan diberikan berdasarkan resep dokter. Jika tidak, maka efek samping yang mungkin akan timbul, yaitu:

  • diare
  • hilangnya nafsu makan
  • mual dan muntah
  • nyeri pada bagian perut

Di samping itu, obat cacing niclosamide juga berisiko memicu gangguan kesehatan lain, seperti ruam pada kulit, gatal di sekitar daerah dubur, rasa kantuk, pusing, dan kliyengan.

Aturan konsumsi obat niclosamide untuk orang dewasa yang terinfeksi cacing pita dari daging sapi atau ikan, yaitu 2 gram/hari. Konsumsi obat cacing ini dilakukan dalam seminggu secara berturut-turut. Sementara itu, dosis obat cacing ini untuk anak diberikan berdasarkan berat badan.

Mengobati cacingan memang penting. Namun, pencegahan juga tidak boleh dilewatkan. Terapkan pola hidup yang sehat dengan menjaga kebersihan tubuh, cuci tangan setelah keluar kamar mandi, sebelum dan sesudah makan atau masak, serta kenakan alas kaki saat keluar rumah.

Read More

Apa Saja Faktor Penyebab Hirsutisme?

Hirsutisme mengacu pada rambut kasar atau berwarna yang tumbuh di wajah dan tubuh beberapa wanita. Kebanyakan wanita memiliki lembut, pucat, dan hampir tidak terlihat pada wajah dan tubuh. Namun, rambut tersebut terkadang dapat terlihat dan lebih tebal. Sekitar setengah dari orang-orang yang menderita hirsutisme memiliki kelebihan androgen, hormon yang memicu perkembangan seksual dan fisik pria. Wanita umumnya memiliki level androgen yang rendah, namun level tersebut bervariasi tergantung akibat beberapa alasan. Level yang lebih tinggi dapat menstimulasi folikel rambut secara berlebih, menyebabkan lebih banyak pertumbuhan rambut dibandingkan dengan apa yang dialami wanita pada umumnya. Hirsutisme terjadi pada 5 hingga 10 persen wanita. Terkadang, hirsutisme disebabkan oleh kondisi medis tertentu.

Gejala

Wanita yang memiliki hirsutisme ringan dapat melihat adanya pertumbuhan rambut di bibir atas, dagu, daerah cambang, dan disekitar puting atau perut bawah. Rambut tersebut memiliki warna yang sama dengan rambut normal Anda. Hirsutisme yang lebih parah dapat menyebabkan pertumbuhan rambut di punggung atas, pundak, dada, dan perut atas, dan biasanya terjadi pada saat seseorang mencapai masa pubertas. Apabila hirsutisme bermula sebelum atau sesudah pubertas, penyebabnya dapat berhubungan dengan gangguan hormon, dan dokter perlu mengevaluasi gejala yang ada. Selain pertumbuhan rambut berlebih, wanita yang menderita hirsutisme juga memiliki gejala seperti kulit berminyak, jerawat, kerontokan rambut (alopecia), garis rambut yang menyurut, klitoris yang membesar, dan suara yang lebih rendah.

Penyebab

Meningkatnya level hormon androgen dan sensitivitas berlebih folikel rambut terhadap androgen dapat menyebabkan hirsutisme. Meskipun pria memiliki androgen dalam jumlah yang lebih tinggi, wanita memiliki hormon ini dalam jumlah yang kecil. Hormon pria, seperti testosterone, dapat menstimulasi pertumbuhan rambut, meningkatkan ukuran tubuh, serta memperkuat pertumbuhan dan pigmentasi rambut. Tingginya level insulin, hormon yang “membuka” sel untuk menyerap energi dari gula, juga dapat berkontribusi terhadap perkembangan hirsutisme. Insulin dapat menstimulasi sel-sel ovarium untuk memproduksi androgen.

Hal tersebut dapat terjadi pada wanita yang memiliki resistensi insulin, seperti mereka yang menderita diabetes tipe 2. Tingginya kadar insulin juga dapat mengaktifkan reseptor faktor pertumbuhan seperti insulin 1 (IGF1) dalam sel yang sama, sehingga meningkatkan produksi androgen. Karena diabetes tipe 2 dapat disebabkan oleh obesitas, kondisi tersebut juga bisa menjadi sebuah faktor risiko, sama halnya dengan kolesterol tinggi yang memainkan peran serupa.

Hirsutisme juga dapat menjadi efek negatif penggunaan obat-obatan tertentnu. Terapi androgen yang melibatkan testosterone, DHEA atau dehydroepiandrosterone, atau obat Danazol dapat berkontribusi terhadap perkembangan hirsutisme. Tubuh secara alami memproduksi DHEA, dan beberapa orang mengonsumsinya dalam bentuk suplemen untuk melawan kondisi yang berhubungan dengan usia, seperti osteoporosis. Sementara itu Danazol merupakan steroid sintetis yang terkadang digunakan sebagai bagian dari perawatan endometriosis. Keduanya dapat meningkatkan testosterone sebagai salah satu efek samping.

Di sisi lain, pertumbuhan rambut berlebih pada wanita dengan level androgen yang normal, periode menstruasi yang teratur, dan tidak ada kondisi medis lain disebut hirsutisme idiopatik. Hal ini berarti hirsutisme tidak memiliki penyebab yang jelas.

Hirsutisme tidak selamanya mengindikasikan adanya anomaly medis. Akan tetapi, apabila hirsutisme terjadi sebelum masa pubertas, dengan gejala lain seperti suara yang lebih dalam, atau disebabkan karena tumor, cari bantuan medis seegra. Tumor pada kelenjar adrenal, kelenjar pituitary, dan ovarium terkadang dapat menyebabkan hirsutisme.

Read More
Kenali Gejala Batu Kandung Kemih

Kenali Gejala Batu Kandung Kemih

Batu kandung kemih adalah mineral mengkristal yang terbentuk ketika urin pekat mengeras di kandung kemih setelah Anda buang air kecil.

Lebih dari 90 persen urin Anda adalah air.  Sisanya mengandung mineral, seperti garam, dan produk limbah, seperti protein.  Urin pekat dapat bervariasi warnanya dari kuning tua hingga coklat tergantung pada jenis limbah dan mineral yang dikandungnya.

Batu kandung kemih mungkin tidak menimbulkan gejala apapun jika ukurannya cukup kecil untuk dikeluarkan dari kandung kemih saat Anda buang air kecil. Tetapi kebanyakan orang dengan batu kandung kemih mengalami gejala karena batu tersebut mengiritasi dinding kandung kemih atau menghalangi aliran urin.

Berikut gejala khas batu kandung kemih:

  • Sakit perut bagian bawah, yang seringkali bisa parah. Pria mungkin juga merasakan sakit di atau sekitar penis mereka.
  • Rasa sakit atau kesulitan saat buang air kecil
  • Kencing lebih sering, terutama di malam hari
  • Urin keruh atau berwarna gelap
  • Darah dalam urin

Batu kandung kemih biasanya terbentuk ketika kandung kemih Anda tidak dapat dikosongkan sepenuhnya. Alasan umum untuk ini pada pria adalah memiliki kelenjar prostat yang membesar yang menghalangi aliran urin.

Jika dokter menemukan bahwa Anda memiliki batu kandung kemih, mereka mungkin melakukan cystolitholapaxy.  Dalam prosedur ini, energi laser atau gelombang ultrasonik digunakan untuk memecah batu kandung kemih menjadi potongan-potongan kecil untuk dibuang. Jika batu tidak pecah dengan prosedur ini, operasi pengangkatan mungkin diperlukan.

Segera temui dokter jika Anda mengalami salah satu gejala batu kandung kemih, terutama jika Anda mengalami sakit perut yang terus-menerus, perlu buang air kecil lebih sering, atau ada darah di urin Anda.

Read More
Gejala dan Penyebab Artritis Reaktif

Gejala dan Penyebab Artritis Reaktif

Artritis reaktif merupakan salah satu jenis artritis yang dapat dipicu oleh infeksi di dalam tubuh. Biasanya, infeksi menular seksual atau infeksi bakteri di dalam usus memicu perkembangan artritis reaktif. Ini dapat dianggap sebagai sebuah penyakit autoimun dari grup spondyloarthritis. Orang-orang dengan artritis reaktif biasanya sering mengalami gejala pada persendian besar di ekstremitas bawah. Artritis reaktif sebelumnya dikenal dengan sebutan sindrom Reiter, peradangan mata (conjunctivitis), dan peradangan saluran kemih (uretritis). Kondisi ini awalnya dianggap sebagai sebuah kondisi yang langka. Menurut Institut Artritis dan Penyakit Muskuloskeletal dan Penyakit Kulit Nasional (NIAMS), pria memiliki risiko lebih tinggi menderita artritis reaktif dibandingkan dengan wanita, namun diagnosa lebih sulit dilakukan pada wanita. 

Penyebab dan gejala

Infeksi bakteri pada saluran kemih atau usus merupakan penyebab utama artritis reaktif. Bakteri yang paling sering dihubungkan dengan kondisi ini adalah Chlamydia trachomatis (yang mana juga bertanggung jawab terhadap infeksi chlamydia). Bakteri ini biasanya menyebar lewat hubungan seksual. Bakteri yang menyebabkan keracunan makanan juga dapat mengakibatkan gejala artritis reaktif. Contoh dari bakteri ini meliputi Shigella dan Salmonella. 

Genetik juga dapat menjadi faktor kunci apakah Anda dapat memiliki artritis reaktif atau tidak. Menurut NIAMS, orang-orang yang memiliki gen HLA B27 lebih rentan menderita artritis reaktif. Akan tetapi, tidak semua orang dengan gen HLA B27 akan menderita penyakit ini apabila mereka terinfeksi. 

Ada 3 set gejala yang berhubungan dengan artritis reaktif, yaitu:

  • Sistem musculoskeletal

Gejala muskuloskeletal meliputi sakit persendian dan pembengkakan. Artritis reaktif biasanya menyerang persendian di lutut, pergelangan kaki, dan persendian sacroiliac di panggul. Anda juga dapat menderita sakit persendian, terasa kencang, dan pembengkakan pada jari, punggung, pantat, dan tumit. 

  • Sistem saluran kencing

Sebuah kondisi yang disebut dengan nama uretritis dapat menyebabkan gejala saluran kencing. Urethritis merupakan tabung yang membawa urin dari kandung kemih ke luar tubuh. Urethritis merupakan peradangan pada tabung tersebut. Gejala pada kondisi ini meliputi rasa sakit, nyeri, dan sensasi terbakar saat buang air kecil dan rasa ingin terus buang air kecil. Pria dapat menderita prostatitis sebagai bagian dari artritis reaktif. Prostatitis merupakan peradangan pada kelenjar prostat. Sementara itu, cervicitis merupakan peradangan pada serviks wanita, yang mana dapat menjadi tanda artritis reaktif. 

  • Mata dan kulit

Peradangan mata merupakan salah satu gejala utama artritis reaktif. Conjunctivitis merupakan peradangan pada selaput mata. Gejala yang ditimbulkan meliputi rasa sakit, gatal, dan keluarnya cairan. Artritis reaktif juga dapat menyerang kulit dan mulut. Ruam kulit, meliputi keratoma blennorrhagica (pustula kecil pada tumit kaki) yang dapat terjadi. Ruam mulut jarang ditemui. Namun, ruam mulut dapat menjadi gejala artritis reaktif.

Perawatan artritis reaktif tergantung pada penyebab kondisi ini. Dokter akan meresepkan obat-obatan antibiotik untuk merawat infeksi yang menjadi penyebabnya. Dokter dapat meresepkan obat-obatan tambahan untuk conjunctivitis, sariawan, dan ruam kulit apabila dibutuhkan. 

Tujuan perawatan setelah infeksi penyebab artritis reaktif terkontrol adalah untuk meredakan dan merawat rasa sakit. Obat-obatan anti peradangan nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen dan naproxen dapat membantu meredakan rasa sakit serta mengurangi peradangan. Dokter dapat meresepkan obat anti peradangan yang lebih kuat apabila obat-obatan OTC tidak cukup efektif dalam mengatasi rasa sakit. Corticosteroid merupakan obat-obatan buatan yang meniru cortisol, sebuah hormon yang diproduksi oleh tubuh secara alami. Obat-obatan ini bekerja dengan cara menekan peradangan di dalam tubuh.

Read More

Manfaat Serta Risiko Olahraga High Impact yang Sebaiknya Anda Ketahui

Olahraga menjadi salah satu aktivitas yang penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Menu olahraga dapat Anda sesuaikan tergantung kebutuhan tubuh serta tujuan Anda berolahraga. Misalnya olahraga untuk ibu hamil tentu saja berbeda dengan olahraga untuk menurunkan berat badan. Selain itu, olahraga sendiri terbagi menjadi olahraga high impact dan low impact.

olahraga high impact

Olahraga high impact  adalah jenis olahraga yang gerakannya didominasi lompatan dan hentakan. Olahraga high impact akan membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak keringat dibandingkan olahraga low iimpact. Berikut ini merupakan manfaat serta risiko yang mungkin muncul karena melakukan olahraga high impact.

Manfaat olahraga high impact

Terdapat beberapa jenis olahraga high impact yang dapat Anda pilih. Beberapa di antaranya adalah lari, jumping jack, dan squat. Olahraga high impact memiliki manfaat bagi tubuh, lho! Berikut beberapa manfaat olahraga high impact tersebut. 

  1. Menurunkan berat badan 

Manfaat pertama olahraga high impact adalah untuk menurunkan berat badan secara cepat. Ketika Anda melakukan olahraga high impact, maka kalori dan energi yang terbakar lebih banyak ketimbang ketika Anda hanya melakukan olahraga loow impact. 

  1. Meningkatkan kepadatan tulang

Manfaat oalhraga high impact yang selanjutnya yaitu dapat meningkatkan kepadatan tulang. Tulang akan menguat seiring seringnya Anda melakukan olahraga high impact. Akan tetapi, olahraga ini sebaiknya dihindari jika Anda sudah berusia lanjut. Sebab tulang tidak akan semakin padat, malah akan menimbulkan risiko terjadinya cedera. 

  1. Berpengaruh pada performa tubuh

Berolahraga high impact bisa membuat performa tubuh Anda berada pada posisi terbaiknya. Olahraga high impact dapat mengoptimalkan koordinasi, keseimbangan, dan kestabilan tubuh. Akan tetapi, olahraga high impact bukanlah jenis olahraga untuk pemula. 

  1. Membantu atlet 

Olahraga high impact memang biasanya dilakukan oleh para atlet yang sudah profesional. Olahraga high impact dapat membantu para atlet untuk mempersiapkan tubuh sebelum kompetisi. Beberapa jenis olahraga seperti maraton dan tinju sangat efektif menggunakan olahraga high impact untuk training sebelum kompetisi. 

  1. Memperkuat organ tubuh

Manfaat lain dari olahraga high impact adalah dapat memperkuat organ tubuh Anda. Paru-paru dan jantung akan menjadi lebih optimal bekerja serta lebih sehat ketika Anda melakukan olahraga high impact ini. 

Risiko olahraga high impact 

Selain memiliki manfaat, olahraga high impact juga bisa menimbulkan risiko tersendiri bagi tubuh. Beberapa risiko yang mungkin muncul adalah seperti berikut ini. 

  1. Stress Fracture

Risiko yang mungkin muncul ketika Anda sering berolahraga high impact yaitu stress facture. Jenis olahraga yang berisiko membuat Anda mengalami stress facture adalah basket atau lari. Sress fracture adalah retakan kecil pada tulang ketika otot bekerja secara berlebihan. Otot yang bekerja berlebih akhirnya membuat kaki tidak memiliki kekuatan ketika hentakan terjadi. Jika Anda mengalami stress fracture, sebaiknya Anda menghubungi dokter sebab bisa saja muncul indikasi patah tulang. 

  1. Cedera

Selain stress fracture, terdapat pula risiko lain dari olahraga high impact yaitu cedera. Kondisi cedera yang biasa terjadi adalah Illiotibial Band Syndrome (ITBS). Ketika cereda ITBS terjadi, tendon yang menghubungkan lutut ke pinggul mengalami peradangan. ITBS akan menyebabkan rasa nyeri menusuk pada bagian luar lutut. 

  1. Nyeri lutut

Olahraga high impact dapat menimbulkan risiko nyeri terutama pada bagian lutut. Hal tersebut karena lutut menahan beban tubuh terus menerus ketika Anda melakukan olahraga high impact. Untuk menghindari hal ini, Anda dapat mengurangi olahraga jenis high impact.

Apabila Anda rutin melakukan olahraga high impact, maka Anda harus menyeimbangkan pola hidup yang lain seperti makan dan tidur. Konsumsi makanan bergizi yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian Anda. Selain itu tidur secara teratur dan berkualitas menjadi sangat penting untuk kebugaran tubuh. Kedua hal tersebut membantu tubuh Anda tetap bugar dan sehat sehingga risiko olahraga high impact dapat diperkecil. Jika perlu, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu agar mendapat saran tentang jenis olahraga apa yang sesuai dengan kondisi Anda. 

Read More

Laporan Muncul Kembali Infeksi Bubonic Plague di Tiongkok, Seberapa Bahayanya Sekarang?

Tahukah Anda bahwa jauh sekitar abad 14, terjadi pandemi Black Death yang disebut-sebut pandemi terparah dan paling mematikan sepanjang sejarah manusia? perkiraan korban jiwa berkisar antara 75-200 juta jiwa dalam waktu empat tahun.

bubonic plague

Pada bulan Juli 2020 lalu, berita mengenai infeksi bubonic plague, penyebab pandemi Black Death,dilaporkan kembali muncul di di Tiongkok.

Mengingat bahwa pandemi Black Death terjadi di abad 14, tentu dunia medis telah melakukan banyak kemajuan dalam hal penelitian, baik itu pengobatan maupun pencegahan untuk menangani infeksi ini.  Diketahui bahwa terdapat antibiotik khusus yang dibuat untuk menangkal bakteri Yersinia pestis, penyebab infeksi bubonic plague ini.

Seperti apa sebenarnya infeksi bubonic plague itu terjadi?

Laporan mengenai munculnya kembali infeksi bubonic plague pertama kali muncul dari seorang peternak di Bayannur, sebuah prefektur di daerah Mongolia, Tiongkok. Sejak pelaporan tersebut pada tanggal 5 Juli 2020, otoritas kesehatan setempat seketika mengumumkan status waspada level 3. Warga tidak diperkenankan untuk melakukan perburuan, mengonsumsi, dan atau mengirim hewan yang berisiko menularkan penyakit ini. Hewan yang dimaksud, antara lain tikus, tupai, dan kelinci.

Seseorang yang mendapat gigitan atau terkena cakaran, dan berkontak langsung dengan jaringan atau cairan dari hewan terinfeksi bakteri Y. pestis, umumnya akan menunjukkan gejala Black Death, seperti:

  • Demam
  • Muntah
  • Mengalami gagal organ
  • Adanya luka terbuka
  • Pendarahan

Risiko terkena infeksi bakteri tersebut dapat menimbulkan sepsis, bahkan pneumonia ketika bakteri mengenai paru-paru.

Risiko Pandemi Black Death

Ketika laporan mengenai munculnya kembali infeksi bubonic plague di Tiongkok, muncul pertanyaan apakah pandemi Black Death akan terulang, mengingat bahwa bakteri yang ditemukan sama dengan penyebab pandemi tersebut?

Diketahui bahwa kemungkinannya cukup kecil. Walaupun memang, setiap tahun terdapat laporan dari beberapa negara di dunia mengenai infeksi ini, seperti dari Afrika, India, dan Peru, namun risiko penularan infeksi untuk terulang menjadi pandemi Black Death dikatakan cukup kecil. Meskipun begitu, risiko penularan tetap tidak dapat dianggap enteng. Manusia perlu waspada dengan tidak menyentuh hewan pembawa bakteri bubonic plague ini.

Diketahui bahwa bakteri Y. pestis dapat mati jika terkena sinar matahari dan hanya dapat bertahan sekitar satu jam di udara. Di samping itu, bubonic plague juga tidak ditularkan antarmanusia.

Siaga menghadapi infeksi bakteri bubonic plague

Dunia medis masa kini telah dibekali dengan pengetahuan yang maju, termasuk metode pengobatan bagi pasien terinfeksi bubonic plague menggunakan antibiotik. Peran antibiotik dapat menghambat infeksi bakteri dalam tubuh agar tidak bertambah parah. Selain itu, CDC juga menegaskan bahwa penanganan dini secara tepat, seperti dengan perawatan menggunakan cairan infus, oksigen, alat bantu pernapasan, dan obat-obatan, untuk mengatasi infeksi bubonic plague telah dapat menurunkan angka kematian hingga 11%.

Antibiotik juga dikatakan dapat diberikan sebagai pencegahan untuk orang yang belum terinfeksi bakteri Y. pestis, namun pernah menyentuh hewan pembawa.

Secara kesimpulan, adanya laporan munculnya kembali bubonic plague bukan semata-mata peringatan alami pandemic Black Death akan terulang. Dunia medis akan lebih siap jika memang situasi ini tidak dapat dihindari lagi.

Read More

8 Fungsi Kuku Manusia yang Sebaiknya Anda Ketahui

Semua bagian tubuh manusia memiliki fungsi masing-masing tak terkecuali kuku tangan dan kaki. Kuku tangan tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan kuku kaki. Pertumbuhan kuku manusia terjadi secara perlahan sehingga membutuhkan waktu cukup lama. Hewan juga memiliki kuku sebagai salah satu bagian dari tubuhnya. Berbeda dengan kuku hewan, fungsi kuku manusia ternyata sangat beragam, lho! Berikut merupakann 8 fungsi kuku manusia yang sebaiknya Anda ketahui.

  • Melindungi ujung jari

Fungsi kuku manusia yang pertama yaitu sebagai pelindung bagi ujung jari tangan dan kaki. Jaringan lunak pada sekitar tulang ujung jari mudah mengalami cedera. Adanya kuku pada tangan dan kaku dapat membantu melindungi ujung jari-jari Anda.

  • Membantu beraktivitas

Memegang objek menjadi lebih mudah karena adanya kuku tangan. Selain itu, ketika menggenggam sebuah objek dengan erat, kuku tangan memastikan bahwa aliran darah tetap lancar sehingga tidak mengalami kesemutan. Membantu Anda beraktivitas dengan lancar merupakan fungsi kuku manusia.

  • Membentengi jaringan

Untuk kuku kaki, terdapat fungsi membentengi jaringan lunak. Mengapa perlu dilindungi? Hal tersebut dikarenakan jaringan lunak di sekitar kuku padat dengan otot, pembuluh darah, serta daging di bawahnya.

  • Sebagai indikator kesehatan

Fungsi kuku selanjutnya yaitu sebagai indikator kesehatan. Bagian yang sering dicek oleh dokter ketika memeriksa kesehatan seseorang yaitu mata, lidah, serta kuku. Melalui pemeriksaan pada kuku, kondisi seperti syok atau dehidrasi dapat terdeteksi lebih dini. Selain itu, kondisi medis seperti hepatitis, malnutrisi, masalah pada organ dalam dapat dideteksi melalui warna kuku.

  • Membantu gerakan motorik halus

Gerakan motorik halus Anda juga terbantu dengan adanya kuku. Beberapa gerakan motorik halus seperti menggaruk rambut tidak akan mudah jika tidak ada kuku manusia. Dengan adanya kuku tangan, Anda dapat melakukan gerakan dengan lebih lancar dan mudah.

  • Menjaga keseimbangan

Kuku kaki memiliki fungsi tersendiri dibandingkan kuku tangan. Kuku kaki dapat membantu menjaga keseimbangan ketika Anda berjalan atau berlari. Oleh karena itu, Anda sebaiknya senantiasa memperhatikan kesehatan dan kebersihan kuku kaki.

  • Alat sensitivitas tubuh

Kuku manusia dapat menjadi alat sensitivitas tuubuh. Ketika Anda menyentuh objek tertentu, maka dengan adanya kuku jari maka sensitivitas Anda terhadap sentuhan semakin meningkat. Saraf di sekitar kuku akan mengirim sinyak ke otak ketika Anda merasakan objek tertentu.

  • Proteksi dari infeksi

Fungsi kuku lainnya yaitu sebagai proteksi bagi tubuh. Bagaimana bisa, padahal kan kuku hanya bagian kecil dari jari? Proteksi tubuh yang dimaksud yaitu mencegah infeksi virus dan bakteri. Kuku kaki juga dapat memproteksi Anda dari cedera.

  • Melindungi diri

Kuku manusia cukup tajam sehingga dapat digunakan untuk melindungi diri. Anda dapat menggunakan kuku untuk mencakar atau mencabik seseorang ketika dalam keadaan berbahaya. Hal ini memang tidak disarankan, namun ketika sedang terdesak, mencakar menggunakan kuku dapat dijadikan alat untuk melindungi diri.

Anda perlu menjaga kesehatan kuku agar dapat melakukan berbagai fungsinya dengan baik. Menjaga kuku manusia dapat dilakukan dengan berbagai cara. Pertama, potong kuku dengan teratur menggunakan gunting khusus kuku. Kedua, hindari menggigit kuku. Ketiga, jangan terlalu sering mengaplikasikan cat kuku. Keempat, berikan nutrisi tambahan seperti krim khusus untuk membuat kuku sehat. Terakhir, jaga kebersihan kuku dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun.

Read More